KOTA SERANG, KONTAK BANTEN – Dinas Komunikasi dan Informatasi (Diskominfo) Kota Serang resmi memiliki pimpinan baru. Tri Ningsih dilantik sebagai Kepala Diskominfo Kota Serang dalam rotasi dan mutasi 29 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Senin (27/7/2026).
Tri Ningsih menggantikan Asep Setiawan yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Staf Ahli Wali Kota Serang Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi perhatian karena Diskominfo memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi digital pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik kepada masyarakat.
Usai dilantik, Tri langsung menetapkan agenda prioritas, yakni membenahi sistem digital di lingkungan Pemkot Serang. Langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur teknologi informasi, mulai dari kondisi server hingga puluhan aplikasi yang digunakan organisasi perangkat daerah (OPD).
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Bapak Wakil Wali Kota, dan Pak Sekda atas amanah ini. Saya akan menjalankan tugas ini sebaik-baiknya," ujar Tri.
Menurutnya, program Serang Digital akan menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya. Ia ingin seluruh layanan pemerintahan semakin cepat, transparan, akuntabel, dan terintegrasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
"Ke depan kami ingin Serang Digital benar-benar menghadirkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan seluruh prosesnya semakin terdigitalisasi," katanya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Tri akan memulai dengan memetakan kondisi seluruh infrastruktur teknologi informasi di lingkungan Pemkot Serang.
"Saya akan mengecek data dan server terlebih dahulu. Saya ingin mengetahui kondisi server di setiap OPD, termasuk sistem yang selama ini mereka gunakan," jelasnya.
Hasil pemetaan sementara menunjukkan Pemerintah Kota Serang memiliki lebih dari 90 aplikasi yang digunakan oleh berbagai OPD. Namun, tidak seluruh aplikasi tersebut masih aktif maupun memberikan manfaat bagi pelayanan publik.
Karena itu, Diskominfo akan melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh aplikasi dengan melibatkan masing-masing OPD. Aplikasi yang sudah tidak digunakan akan dihentikan agar tidak membebani kapasitas server pemerintah daerah.
"Kami akan menyurati seluruh OPD untuk melakukan evaluasi. Aplikasi yang sudah tidak berjalan atau tidak memberikan manfaat akan kami hentikan. Jangan sampai aplikasi yang mati justru membebani server Diskominfo," tegasnya.
Selain mengevaluasi aplikasi, Diskominfo juga akan mengkaji kondisi server sebelum memutuskan pengadaan perangkat baru.
"Kami akan melihat terlebih dahulu apakah server perlu diganti atau cukup diperbaiki. Semua keputusan harus berdasarkan kajian teknis dan kebutuhan," tambahnya.
Meski mengakui tidak berasal dari latar belakang teknologi informasi, Tri optimistis mampu menjalankan tugasnya dengan mengedepankan kolaborasi bersama ASN, tenaga ahli, serta insan media.
"Saya memang bukan berlatar belakang IT. Karena itu saya ingin belajar, memahami sistem yang ada, lalu bekerja bersama tim dan rekan-rekan media agar pelayanan informasi kepada masyarakat semakin baik," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, Murni, menjelaskan rotasi dan mutasi pejabat tersebut merupakan implementasi sistem merit melalui manajemen talenta yang telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Sebanyak 29 pejabat kami lantik, terdiri dari dua jabatan pimpinan tinggi pratama, 26 jabatan administrator, dan satu jabatan fungsional. Seluruh proses mengacu pada manajemen talenta," kata Murni.
Ia menambahkan, seluruh pejabat yang dilantik telah ditempatkan sesuai kompetensi masing-masing. Sekitar enam ASN juga memperoleh promosi jabatan, meski jumlah tersebut masih menunggu proses verifikasi.
Menurut Murni, saat ini seluruh jabatan pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemkot Serang telah terisi. BKPSDM tinggal menunggu rekomendasi BKN untuk mengisi sejumlah jabatan pengawas yang masih kosong.

.gif)