< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Warga Swadaya Bangun Jembatan Penghubung Cihara–Panggarangan, Lima Tahun Tak Kunjung Tersentuh APBD

Jumat, 17 Juli 2026 | Jumat, Juli 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-18T02:29:27Z

 

MEMBANGUN JEMBATAN. Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, sedang bergotong royong membangun jembatan permanen secara swadaya yang menjadi akses penghubung Kecamatan Cihara dan Panggarangan, kemarin. (DOK. WARGA)

 LEBAK, KONTAK BANTEN – Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, bergotong royong membangun jembatan permanen yang menghubungkan Kecamatan Cihara dan Kecamatan Panggarangan secara swadaya. Langkah tersebut dilakukan karena selama sekitar lima tahun jembatan yang menjadi akses utama masyarakat itu mengalami kerusakan parah tanpa adanya perbaikan dari pemerintah.

Jembatan yang berada di wilayah Desa Mekarsari tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas warga di dua kecamatan. Meski telah beberapa kali diusulkan untuk dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lebak maupun Pemerintah Provinsi Banten, hingga kini belum ada realisasi.

Kepala Desa Mekarsari, Ade Suhendar, mengatakan keputusan membangun jembatan secara swadaya diambil karena kondisinya sudah membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"Iya, itu dibangun permanen dari hasil swadaya masyarakat Desa Mekarsari. Dan itu perbatasan dua kecamatan," ujar Ade saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp, Kamis (16/7).

Menurut Ade, kerusakan jembatan telah berlangsung sekitar lima tahun. Selama itu pula masyarakat yang melintas, baik menggunakan sepeda motor maupun mobil, selalu dihantui rasa khawatir karena kondisi jembatan yang sudah rapuh.

"Rusak parah sudah sekitar lima tahun. Mobil dan motor yang lewat juga takut ambruk. Jembatan yang kini dibangun warga memiliki panjang sekitar 12 meter dengan lebar 3 meter," jelasnya.

Ia menegaskan, jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai akses masyarakat menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat perekonomian, hingga aktivitas sehari-hari. Karena itu, warga sepakat menggalang dana dan tenaga untuk membangun jembatan permanen tanpa menunggu bantuan pemerintah.

"Akses ini sangat vital, makanya warga berinisiatif swadaya. Sampai sekarang proses pembangunannya masih berlangsung," katanya.

Ade juga mengungkapkan bahwa pemerintah desa tidak tinggal diam. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari mengirim proposal hingga melakukan komunikasi langsung kepada Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemerintah Provinsi Banten agar pembangunan jembatan dapat dibiayai melalui APBD.

Namun, seluruh usulan tersebut belum membuahkan hasil.

"Tidak ada tanggapan sama sekali. Kita sudah berusaha, lewat proposal maupun diskusi secara langsung," tegasnya.

Pembangunan jembatan secara swadaya ini menjadi bukti kuat semangat gotong royong masyarakat Desa Mekarsari dalam menjaga akses transportasi yang menjadi urat nadi kehidupan warga. Meski demikian, masyarakat tetap berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Lebak.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update