LEBAK KONTAK BANTEN – Sebanyak 35 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lebak telah mulai beroperasi dan menjalankan berbagai kegiatan usaha serta transaksi dengan masyarakat.
Koperasi tersebut mulai mengembangkan aktivitas bisnis untuk memenuhi kebutuhan warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, mengatakan 35 KDMP yang telah beroperasi tersebut dikelola secara mandiri oleh masyarakat.
“Sebanyak 35 KDMP yang sudah beroperasi itu secara mandiri oleh masyarakat dan tidak dikelola PT Agrinas Pangan Nusantara,” kata Imam, Kamis (27/8/2026).
Kembangkan 7 Unit Usaha
Menurut Imam, keberadaan KDMP diharapkan menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat pedesaan. Koperasi juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui berbagai unit usaha yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing desa.
Setidaknya terdapat tujuh unit usaha yang dapat dikembangkan KDMP, yaitu:
- Warung sembako
- Pergudangan
- Klinik
- Apotek
- Penyediaan pupuk
- Simpan pinjam
- Pertanian
“Unit usaha yang dikembangkan antara lain warung sembako, pergudangan, klinik, apotek, penyediaan pupuk, simpan pinjam dan pertanian,” ujar Imam.
Selain perdagangan dan jasa, KDMP juga diarahkan untuk mendukung pelayanan yang berkaitan dengan penyaluran sejumlah program pemerintah.
Layanan tersebut antara lain pendistribusian pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), pembayaran BPJS Mandiri, PDAM, listrik, serta berbagai kebutuhan pelayanan masyarakat lainnya.
Dengan beragamnya unit usaha tersebut, KDMP diharapkan dapat memiliki aktivitas ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memberikan akses lebih mudah kepada masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari.
114 KDMP Rampung Dibangun
Di Kabupaten Lebak terdapat 344 KDMP yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 unit telah rampung pembangunannya yang dilaksanakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.
“Sebanyak 114 dari total 344 unit KDMP di Kabupaten Lebak dinyatakan rampung pembangunannya yang dilaksanakan PT Agrinas Pangan Nusantara,” kata Imam.
Namun, koperasi yang telah selesai dibangun belum seluruhnya menjalankan kegiatan usaha. Saat ini baru 35 KDMP yang tercatat telah melakukan aktivitas bisnis dan transaksi dengan anggota maupun konsumen.
KDMP Girimukti Mulai Diminati Warga
Salah satu KDMP yang telah beroperasi berada di Desa Girimukti, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak.
Salah seorang pegawai KDMP Girimukti, Ikbal (22), mengatakan dirinya telah bekerja di koperasi tersebut sejak September 2025 hingga saat ini.
“Saya bekerja di KDMP Girimukti sejak September 2025 sampai sekarang masih bertahan,” ujar Ikbal.
Menurutnya, aktivitas konsumen di KDMP Girimukti menunjukkan perkembangan positif. Jumlah masyarakat yang berbelanja di koperasi tersebut cenderung meningkat.
KDMP Girimukti menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari produk makanan UMKM, sabun, obat-obatan, bahan pokok, hingga berbagai barang kebutuhan sehari-hari lainnya.
Peningkatan aktivitas tersebut diharapkan menjadi salah satu indikator berkembangnya peran KDMP sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

.gif)