Sedekah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Selain menjadi bentuk kepedulian kepada sesama, sedekah juga merupakan wujud rasa syukur dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dengan bersedekah, seorang Muslim belajar berbagi, membantu orang yang membutuhkan, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Al-Qur'an juga menjelaskan keutamaan bersedekah dalam Surat Al-Baqarah ayat 271:
“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al-Baqarah: 271)
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk membiasakan diri berbagi dan membantu sesama. Berikut tujuh manfaat sedekah yang perlu diketahui.
1. Membuka Pintu Rezeki
Sedekah diyakini menjadi salah satu jalan datangnya keberkahan dan rezeki. Seorang Muslim yang gemar berbagi tidak perlu khawatir hartanya berkurang, karena sedekah merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah.”
(HR. Al-Baihaqi)
Sedekah juga mengajarkan seseorang untuk tidak terlalu mencintai harta dan lebih mensyukuri rezeki yang dimiliki.
2. Menjadi Sebab Kebaikan dan Kesembuhan
Sedekah merupakan perbuatan baik yang dapat memberikan ketenangan dan kebahagiaan batin. Ketika seseorang berbagi dengan ikhlas, muncul rasa bahagia karena dapat membantu orang lain.
Dalam sebuah hadis disebutkan:
“Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersedekah dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana.”
(HR. Ath-Thabrani)
Makna hadis tersebut hendaknya dipahami sebagai anjuran untuk menjadikan sedekah sebagai bagian dari ikhtiar dan amal kebaikan, bukan sebagai pengganti pengobatan medis.
3. Memohon Perlindungan dari Musibah
Sedekah juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar seorang Muslim dalam memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai keburukan dan musibah.
Rasulullah SAW bersabda:
“Bersegeralah untuk bersedekah. Karena musibah dan bencana tidak bisa mendahului sedekah.”
(HR. Baihaqi)
Hadis tersebut menjadi pengingat agar seorang Muslim tidak menunda-nunda berbuat baik ketika memiliki kesempatan untuk membantu sesama.
4. Mendapat Pahala yang Terus Mengalir
Salah satu bentuk sedekah yang memiliki keutamaan besar adalah sedekah jariyah. Manfaatnya dapat terus dirasakan oleh orang lain meskipun orang yang bersedekah telah meninggal dunia.
Rasulullah SAW bersabda:
“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang saleh.”
(HR. Muslim No. 1631)
Contoh sedekah jariyah antara lain membantu pembangunan masjid, menyediakan fasilitas air bersih, atau memberikan sesuatu yang manfaatnya terus digunakan masyarakat.
5. Menjadi Sebab Terhapusnya Dosa
Sedekah juga memiliki keutamaan sebagai salah satu amal yang dapat menjadi sebab terhapusnya dosa.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.”
(HR. Tirmidzi)
Karena itu, bersedekah dapat menjadi bagian dari upaya seorang Muslim untuk memperbanyak amal saleh dan memperbaiki diri.
6. Menjaga Hati dari Iri dan Dengki
Kebiasaan bersedekah dapat melatih seseorang untuk lebih peduli kepada orang lain dan tidak berlebihan dalam mencintai harta.
Ketika seseorang terbiasa berbagi, rasa syukur dapat tumbuh dalam dirinya. Hal tersebut membantu membentuk pribadi yang lebih rendah hati dan tidak mudah iri atau dengki terhadap nikmat yang dimiliki orang lain.
Sedekah juga mengajarkan bahwa rezeki yang dimiliki bukan semata-mata untuk dinikmati sendiri, tetapi dapat memberikan manfaat bagi sesama.
7. Mendapat Doa dari Malaikat
Orang yang bersedekah juga mendapatkan keutamaan berupa doa dari malaikat.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada suatu hari pun yang dilalui oleh para hamba melainkan pada pagi harinya ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.’ Sedangkan yang lainnya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kehancuran kepada orang yang menahan hartanya.’”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menjadi dorongan bagi umat Islam untuk tidak enggan mengeluarkan sebagian hartanya di jalan kebaikan.
Sedekah Tidak Harus Menunggu Kaya
Pada akhirnya, sedekah bukan hanya tentang jumlah harta yang diberikan, tetapi juga tentang keikhlasan dan kepedulian kepada sesama. Sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan, baik dalam bentuk harta maupun kebaikan lainnya.
Membantu orang yang membutuhkan, memberikan makanan, atau melakukan kebaikan dengan ikhlas juga merupakan bentuk kepedulian yang bernilai ibadah.
Semoga kita senantiasa diberi kemampuan untuk berbagi, dimudahkan dalam menjalankan perintah Allah SWT, serta dijauhkan dari sifat kikir dan berlebihan mencintai harta.
Oleh Novi Puspitasari

.gif)