< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

BNPB Salurkan 777,7 Ton Bantuan ke NTT, Ribuan Tenda Dikirim untuk Warga Terdampak Bencana

Sabtu, 22 Agustus 2026 | Sabtu, Agustus 22, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-22T08:44:42Z

 

Petugas menyiapkan bantuan logistik di Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma untuk didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. [Sumber foto: Istimewa]

 

JAKARTA, KONTAK BANTEN — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga Jumat (21/8/2026), sekitar 777,7 ton bantuan telah dikirim melalui jalur udara menuju dua pos logistik utama, yakni Labuan Bajo dan Maumere.

Bantuan tersebut dikelola melalui Pos Pendukung Logistik Nasional di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Hingga Jumat, total bantuan yang telah masuk ke gudang mencapai 889.659 kilogram atau sekitar 890 ton dari 57 donatur.

BNPB memastikan pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

“BNPB terus mengoordinasikan pengelolaan dan distribusi bantuan bersama kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta berbagai pihak lainnya agar bantuan dapat terus disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak,” ujar BNPB, dikutip Sabtu (22/8/2026).

777,7 Ton Bantuan Dikirim Lewat Jalur Udara

Distribusi bantuan dilakukan melalui dua jalur utama, yakni menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara dan pesawat kargo komersial.

Pada 15-21 Agustus 2026, pengiriman menggunakan pesawat TNI AU mencapai 312.711 kilogram atau sekitar 313 ton.

Dari jumlah tersebut, sekitar 175 ton dikirim menuju Labuan Bajo dan 137,6 ton menuju Maumere.

Sementara itu, distribusi menggunakan pesawat kargo komersial dengan dukungan Dana Siap Pakai (DSP) pada 17-21 Agustus 2026 mencapai 465 ton.

Sebanyak 360 ton dikirim ke Labuan Bajo dan 105 ton lainnya menuju Maumere.

Dengan demikian, total bantuan yang telah didistribusikan melalui dua jalur udara hingga 21 Agustus mencapai sekitar 777,7 ton.

“Penguatan rantai pasok logistik terus dilakukan untuk memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak dan memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa penanganan darurat,” lanjut BNPB.

BNPB Kirim 3.213 Tenda ke Labuan Bajo dan Maumere

Selain makanan dan kebutuhan logistik dasar, BNPB juga memperkuat dukungan hunian sementara bagi warga terdampak bencana.

Pada Jumat (21/8/2026), sebanyak 245 unit tenda pengungsi dikirim ke NTT. Sebanyak 201 unit dikirim ke Labuan Bajo dan 44 unit menuju Maumere.

BNPB sebelumnya juga telah mengirim 2.968 unit tenda keluarga ke dua wilayah tersebut.

Rinciannya, sebanyak 2.332 unit tenda keluarga dikirim ke Labuan Bajo dan 636 unit menuju Maumere.

Dengan demikian, total tenda pengungsi dan tenda keluarga yang telah dikirim mencapai 3.213 unit.

Stok Bantuan di Halim Masih 577 Ton

BNPB juga masih memiliki persediaan bantuan di Gudang Pos Pendukung Logistik Nasional Lanud Halim Perdanakusuma.

Stok yang tersedia mencapai sekitar 576.948 kilogram atau 577 ton. Bantuan tersebut berasal dari kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta sejumlah pihak lainnya.

Persediaan tersebut akan terus dikelola dan dikirim secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

Empat Pesawat TNI AU Disiapkan Kirim Bantuan

Untuk memperkuat distribusi bantuan pada Sabtu (22/8/2026), Lanud Halim Perdanakusuma menyiapkan empat penerbangan pesawat TNI AU dengan total kapasitas angkut sekitar 47 ton.

Empat pesawat tersebut terdiri atas satu Airbus A-4001 dan tiga pesawat Boeing.

Airbus A-4001 dengan kapasitas sekitar 22 ton dijadwalkan membawa bantuan menuju Maumere.

Sementara Boeing A-7305 berkapasitas sekitar 10 ton dan Boeing A-7304 berkapasitas sekitar 5 ton dijadwalkan menuju Labuan Bajo.

Adapun Boeing A-7306 dengan kapasitas sekitar 10 ton juga dijadwalkan membawa bantuan menuju Maumere.

“Dukungan logistik akan terus diperkuat melalui berbagai jalur, baik udara maupun laut, untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi,” kata BNPB.

Kebutuhan Darurat Warga Terus Dipenuhi

Dalam penanganan darurat bencana di NTT, kebutuhan utama masyarakat meliputi hunian sementara, pangan, layanan kesehatan, sanitasi, dan kebutuhan nonpangan.

Untuk kebutuhan hunian, bantuan mencakup tenda pengungsi, tenda keluarga, terpal, kasur lipat, selimut, matras, hingga genset.

Sementara kebutuhan pangan meliputi sembako, makanan siap saji, air mineral, beras, dan makanan ringan.

BNPB juga menyiapkan obat-obatan, pembalut, popok bayi dan dewasa, serta berbagai perlengkapan kebersihan dan kebutuhan bayi.

Melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat, BNPB terus memperkuat rantai pasok bantuan agar distribusi logistik berjalan lancar.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana di Labuan Bajo, Maumere, dan wilayah lain di NTT dapat segera terpenuhi.(TIM )

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update