< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Taksi Listrik Tertemper Commuter Line di Perlintasan Karet, Tiga Penumpang Selamat

Selasa, 25 Agustus 2026 | Selasa, Agustus 25, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-25T11:19:03Z

 

Taksi listrik Green SM mengalami kerusakan setelah tersambar Commuter Line di perlintasan Stasiun Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026) malam.(Foto : Istimewa)



JAKARTA KONTAK BANTEN – Sebuah taksi listrik Green SM tertemper Commuter Line KA 5744B relasi Angke–Manggarai di perlintasan sebidang JPL 1 Karet, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2026) malam.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.44 WIB. Meski terjadi tabrakan dengan kereta api, pengemudi taksi dan tiga penumpang dipastikan selamat.

KAI Daop 1 Jakarta menyebut petugas langsung melakukan penanganan setelah kejadian bersama KAI Commuter, kepolisian, dan unsur pengamanan di lokasi.

Taksi Terjebak di Jalur Kereta

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, berdasarkan keterangan petugas di lapangan, taksi listrik tersebut sebelumnya masuk ke area perlintasan JPL 1 Karet.

Namun, kepadatan kendaraan di sisi keluar perlintasan membuat taksi tidak dapat segera meninggalkan lokasi.

Akibatnya, sebagian badan kendaraan masih berada di ruang jalur kereta api ketika KA 5744B melaju dari arah Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Karet.

Petugas perlintasan sempat memberikan peringatan kepada pengemudi dan meminta kendaraan segera dipindahkan dari jalur kereta api.

Namun, kereta datang pada waktu bersamaan sehingga taksi akhirnya tertemper KA 5744B.

Taksi Dievakuasi, Perjalanan KA Terlambat

Taksi listrik tersebut berhasil dievakuasi dari jalur kereta sekitar pukul 21.08 WIB.

Setelah kendaraan berhasil dipindahkan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sarana KA untuk memastikan kondisi kereta tetap aman sebelum perjalanan dilanjutkan.

Akibat kejadian tersebut, perjalanan KA 5744B mengalami keterlambatan sekitar 30 menit.

KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna Commuter Line yang terdampak keterlambatan akibat insiden tersebut.

KAI Ingatkan Pengguna Jalan

Franoto mengatakan, pemeriksaan lebih lanjut mengenai penyebab dan aspek lain dalam kejadian tersebut diserahkan kepada pihak yang berwenang.

KAI juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi perlintasan sebidang ketika sirene telah berbunyi, palang mulai diturunkan, atau terdapat tanda-tanda kereta api akan melintas.

Pengguna jalan wajib memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api. Pengemudi harus menghentikan kendaraan ketika sinyal perlintasan berbunyi, palang pintu mulai ditutup, atau terdapat petunjuk lain yang menunjukkan kereta akan melintas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas bersama. Patuhi rambu, marka, sirine, palang pintu, serta arahan petugas di perlintasan. Jangan mengambil risiko dengan menerobos atau memasuki jalur kereta api ketika perjalanan KA akan melintas,” kata Franoto.

KAI menegaskan, kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan di perlintasan sebidang menjadi bagian penting untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update