KOTA SERANG, KONTAK BANTEN – Wali Kota Serang Budi Rustandi menegaskan Pemerintah Kota Serang akan memprioritaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan. Pemkot menargetkan sebagian besar jalan di Kota Serang berada dalam kondisi layak paling lambat 2028.
Menurut Budi, kondisi infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
“Infrastruktur kita menjadi konsen terbesar untuk menunjang ekonomi. Tentunya harus ditopang jalan yang bagus,” ujar Budi, Jumat (21/8/2026).
Perbaikan Jalan Dilakukan Bertahap
Budi menjelaskan, perbaikan jalan tidak dapat dilakukan sekaligus. Pemkot Serang akan mengerjakannya secara bertahap melalui penganggaran pada APBD Perubahan 2026 dan APBD Murni 2027.
“Perubahan ini jalan secara bertahap, nanti terusannya 2027 terus dikejar progresnya. Maksimal 2028 itu 90 persen jalan sudah layak,” katanya.
Pemkot Serang akan terus mengejar progres pembangunan hingga target tersebut dapat tercapai.
Rp75 Miliar untuk 17 Titik Jalan
Untuk tahun 2026, Pemkot Serang mengalokasikan anggaran sekitar Rp75 miliar untuk pembangunan dan perbaikan jalan di 17 titik.
“Tahun 2026 kita alokasikan Rp75 miliar untuk pembangunan dan perbaikan 17 titik jalan,” tandas Budi.
Anggaran tersebut bersumber dari dua pendanaan, yakni bantuan keuangan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan APBD Kota Serang.
Budi berharap perbaikan infrastruktur jalan dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Jalan yang lebih baik dinilai akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Serang.
Pemkot Serang juga akan melanjutkan program perbaikan jalan pada tahun berikutnya untuk mengejar target 90 persen jalan dalam kondisi layak pada 2028.(TIM)

.gif)