< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

LaLaLa Festival 2026 di JIExpo Kemayoran, Rayakan 10 Tahun dengan Steve Lacy hingga Rex Orange County

Minggu, 23 Agustus 2026 | Minggu, Agustus 23, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-23T10:29:53Z

 


JAKARTA, KONTAK BANTENLaLaLa Festival 2026 digelar pada 22–23 Agustus 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Festival musik lintas genre ini menjadi perayaan satu dekade perjalanan LaLaLa sekaligus menghadirkan deretan musisi internasional dan talenta baru dari berbagai negara.

Memasuki usia ke-10, LaLaLa Fest 2026 menghadirkan lebih dari 40 penampil yang tersebar di empat panggung, yakni LaLaLa Stage, Karma Stage, Bloom Stage, dan Talking Stage.

Sejumlah nama besar yang menjadi perhatian utama antara lain Steve Lacy, Rex Orange County, The Flaming Lips, HONNE, Two Door Cinema Club, Kodaline, Dermot Kennedy, FLO, dan BE.

Festival ini juga diperkirakan menarik puluhan ribu penggemar musik dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.

Berawal dari Hutan Cikole Bandung

LaLaLa Festival pertama kali digelar pada 2016 di kawasan hutan Cikole, Bandung. Konsep tersebut menjadi identitas awal festival dengan menggabungkan musik, alam, seni, dan pengalaman yang lebih intim bagi penonton.

Seiring perkembangan festival, LaLaLa kemudian berpindah ke Jakarta pada 2024. Perpindahan tersebut membuat akses festival semakin luas sekaligus membuka peluang bagi LaLaLa untuk berkembang menjadi festival musik dengan jangkauan regional.

Pada usia ke-10, LaLaLa Fest tidak hanya menggelar festival di Jakarta. Penyelenggara juga memperluas jejaknya ke Manila, Filipina, yang menjadi bagian dari langkah pengembangan LaLaLa sebagai merek festival regional.

Meski berkembang menjadi lebih besar, konsep musik alternatif, pop, indie, dan eksperimental tetap menjadi bagian dari karakter festival.

Rex Orange County Jadi Highlight Hari Pertama

Hari pertama LaLaLa Fest 2026, Sabtu (22/8/2026), menghadirkan sejumlah penampilan yang menarik perhatian penonton.

Rex Orange County menjadi salah satu penampil utama di LaLaLa Stage melalui penampilan Asia Exclusive. Sebelumnya, The Flaming Lips menghadirkan energi musik psikedelik, sementara Kodaline tampil dalam agenda farewell show khusus untuk penggemar Indonesia.

Astrid S dan Matt Maltese juga turut mengisi panggung utama.

Sementara itu, Karma Stage menghadirkan Jordan Rakei, Summer Salt, dan Wendy Wander. Bloom Stage serta Talking Stage menjadi ruang bagi musisi dari berbagai negara dan talenta emerging, termasuk Marcin, Treaks, dan Dinda Ghania.

Steve Lacy Jadi Headliner Hari Kedua

Hari kedua, Minggu (23/8/2026), menjadi salah satu momen yang paling dinantikan pengunjung.

Musisi peraih Grammy, Steve Lacy, menjadi headliner di LaLaLa Stage. Penampilannya menjadi salah satu magnet utama festival pada hari terakhir.

Sebelum Steve Lacy, HONNE tampil dalam rangkaian 10th Anniversary. Penampilan lainnya datang dari FLO dan BE.

Di Karma Stage, Two Door Cinema Club menghadirkan pertunjukan spesial Tourist History 15th Anniversary. Mereka didukung Dermot Kennedy, Lee Seung Yoon, dan Matthew Ifield.

Sementara itu, Bloom Stage dan Talking Stage tetap menghadirkan musisi dengan karakter beragam, seperti KIKI, Hana Hope, Black Petrol, dan Running Youth.

Empat Panggung dengan Karakter Berbeda

LaLaLa Fest 2026 membagi pengalaman musik ke dalam empat panggung dengan karakter masing-masing.

  • LaLaLa Stage menjadi panggung utama bagi headliner dan musisi internasional.
  • Karma Stage menghadirkan musik dengan nuansa lebih emosional dan mid-tempo.
  • Bloom Stage menjadi ruang bagi talenta emerging dan musisi eksperimental.
  • Talking Stage memberikan pengalaman yang lebih intim antara musisi dan penonton.

Tidak hanya musik, festival juga menghadirkan instalasi seni dan elemen visual di sejumlah area venue.

Konsep perpaduan musik dan seni tersebut menjadi salah satu ciri khas LaLaLa sejak pertama kali digelar di kawasan hutan Cikole.

LaLaLa Fest Dorong Talenta Musik Asia

Selain menghadirkan musisi internasional, LaLaLa Fest 2026 memberikan ruang bagi talenta emerging dari Indonesia dan negara-negara Asia.

Penampil dari Jepang, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, Vietnam, hingga sejumlah negara Eropa turut mengisi rangkaian festival.

Kehadiran musisi dari berbagai negara membuat LaLaLa Fest menjadi ruang pertemuan antara industri musik lokal dengan ekosistem musik internasional.

Model kurasi tersebut juga memberikan peluang bagi musisi baru untuk tampil di hadapan audiens yang lebih luas.

LaLaLa Perluas Jejak ke Asia Tenggara

Perayaan satu dekade LaLaLa Fest menjadi momentum penting bagi penyelenggara untuk memperluas jangkauan festival.

Ekspansi ke Manila menjadi salah satu langkah strategis untuk membawa merek LaLaLa ke pasar musik Asia Tenggara.

Dengan konsep festival yang menggabungkan musik, seni, dan pengalaman pengunjung, LaLaLa berupaya membangun identitas sebagai festival regional yang berasal dari Indonesia.

Kehadiran LaLaLa Fest juga semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai salah satu kota tujuan festival musik internasional di kawasan Asia Tenggara.

Satu Dekade LaLaLa Festival

Sepuluh tahun perjalanan LaLaLa Festival menunjukkan perubahan besar dari sebuah festival yang bermula di tengah hutan Cikole menjadi perhelatan musik berskala internasional di JIExpo Kemayoran.

LaLaLa Fest 2026 tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun, tetapi juga menunjukkan ambisi untuk terus mengembangkan ekosistem musik alternatif dan independen di Indonesia serta kawasan Asia.

Dengan lebih dari 40 penampil, empat panggung, lineup internasional, serta berbagai instalasi seni, LaLaLa Fest 2026 menjadi salah satu agenda musik yang menonjol dalam kalender hiburan Indonesia tahun ini.

Dari Cikole menuju Jakarta dan kemudian melangkah ke Manila, perjalanan satu dekade LaLaLa Festival menjadi bukti bahwa festival musik Indonesia dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem musik regional tanpa meninggalkan karakter dan identitas awalnya.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update