KOTA SERANG KONTAK BANTEN – Proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang dalam APBD Tahun Anggaran (TA) 2026 mencapai Rp553,24 miliar. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 sebesar Rp412,92 miliar.
Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp140,31 miliar antara target PAD dalam APBD 2026 dengan target yang tercantum dalam RPJMD.
Peningkatan proyeksi PAD tersebut salah satunya dipengaruhi membaiknya pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Serang.
Namun, berdasarkan Portal Data SIKD Kementerian Keuangan RI, hingga 31 Agustus 2026, realisasi PAD Kota Serang baru mencapai Rp243,85 miliar atau 44,08 persen dari target Rp553,24 miliar.
Pertumbuhan Ekonomi Dorong Proyeksi PAD
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kota Serang, W. Hari Pamungkas, menjelaskan bahwa RPJMD disusun untuk menjadi kerangka pembangunan selama lima tahun dengan menggunakan database baseline 2025.
Menurutnya, ketika penyusunan APBD 2026 dilakukan, kondisi pertumbuhan ekonomi menunjukkan perkembangan yang lebih baik sehingga proyeksi PAD ikut meningkat.
“Nah ternyata pada saat di 2026 kita susun, perkembangan pertumbuhan ekonomi bagus sehingga pada saat menyusun APBD di 2026 itu PAD sudah di angka Rp553 miliar,” ujar Hari saat ditemui tangselpos.id di Puspemkot Serang, Selasa (1/9/2026).
Hari mengatakan, kondisi tersebut membuat proyeksi PAD Kota Serang dalam APBD 2026 berada di atas target yang ditetapkan dalam RPJMD 2025-2029.
Kenaikan pendapatan tersebut, lanjutnya, turut berpengaruh terhadap sisi belanja daerah. Meski demikian, peningkatan belanja tetap diarahkan pada program-program yang dinilai prioritas serta mendukung indikator kinerja pemerintah daerah.
“Diikuti dengan kenaikan belanja. Belanja juga kita lihat mana yang sifatnya prioritas, kemudian mendukung indikator kinerja pemerintah daerah, baik secara makro maupun secara mikro yang dikelola masing-masing,” jelasnya.
Ada Penyesuaian Pendapatan
Hari menjelaskan, dalam perubahan anggaran terdapat sejumlah penyesuaian pada sisi pendapatan.
Menurutnya, penyesuaian tersebut tidak seluruhnya berasal dari PAD, tetapi juga berkaitan dengan pendapatan transfer dan sejumlah komponen pendapatan lain yang mengalami estimasi kenaikan.
“Beberapa item yang berubah dari sisi bukan PAD, tapi dari pendapatan transfer sama satu lagi itu ada estimasi yang naik sedikit,” katanya.
Terkait kemampuan pemerintah daerah mencapai target RPJMD 2025-2029, Hari optimistis target tersebut dapat direalisasikan.
“Kami estimasi bisa mencapai target untuk periode sekarang, 2026. Untuk penghitungan yang nanti di 2027,” ujarnya.
Wali Kota Apresiasi Kinerja OPD
Terpisah, Wali Kota Serang Budi Rustandi menilai peningkatan target PAD menjadi salah satu gambaran kinerja pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan Kota Serang.
Ia mengapresiasi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai telah bekerja bersama dalam meningkatkan pembangunan dan pendapatan daerah.
“Saya sangat mengapresiasi para Kepala OPD yang semangat berjuang bersama saya untuk memajukan Kota Serang,” ujar Budi.
Budi berharap capaian tersebut dapat mendukung target besar pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia. Ia menargetkan berbagai visi pembangunan Kota Serang dapat diwujudkan selama lima tahun masa pemerintahannya.
“Mudah-mudahan ini bisa selesai di lima tahun saya menjabat dengan Pak Agis. Mudah-mudahan dengan izin dan rida Allah Subhanahu wa Ta'ala, Kota Serang bisa maju, masyarakatnya bisa sejahtera dan bahagia,” katanya.
Investasi Didorong, Lapangan Kerja Diperluas
Menurut Budi, peningkatan pembangunan harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui peningkatan investasi yang diharapkan mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
Karena itu, ia mendorong masuknya investasi sekaligus meminta seluruh pihak ikut menjaga kondusivitas Kota Serang.
“Dengan adanya investasi, tentunya banyak masyarakat yang bisa melamar pekerjaan, lapangan pekerjaan akan lebih luas lagi. Tapi tentu juga harus bisa sama-sama menjaga kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Budi menegaskan, pembangunan Kota Serang membutuhkan dukungan seluruh pihak agar berbagai target yang telah ditetapkan dalam RPJMD dapat diwujudkan.
“Target saya adalah di pemerintahan saya dan Pak Agis ini, bagaimana Kota Serang ini layak menjadi ibu kota. Itu hal yang sesungguhnya yang harus kita perjuangkan,” tuturnya.(TIM0

.gif)