< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

PENCARIAN DIPERLUAS, TUJUH ORANG DI SPEEDBOAT HILANG KONTAK MASIH DICARI

Rabu, 09 September 2026 | Rabu, September 09, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-09T02:30:16Z

 


 

Lima Jurnalis Termasuk dalam Rombongan yang Meliput Erupsi Gunung Anak Krakatau

 

KOTA SERANG  KONTAK BANTEN – Tim gabungan kembali melakukan pencarian terhadap speedboat yang membawa sedikitnya tujuh orang, termasuk lima jurnalis, yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda.

Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Rabu (9/9/2026) pagi dengan memperluas wilayah penyisiran dari perairan Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Pencarian melibatkan Ditpolairud Polda Banten, Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, TNI, serta tim terpadu penanggulangan bencana.

Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, operasi pencarian telah dilakukan sejak Selasa (8/9/2026). Namun, penyisiran terpaksa dihentikan menjelang malam karena kondisi cuaca membahayakan keselamatan tim.

Menurut Hengki, petugas sempat menyisir lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan speedboat. Akan tetapi, gelombang tinggi, angin kencang, jarak pandang terbatas, dan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi kendala dalam operasi.

"Sudah mulai melakukan pencarian dari Polair kita bersama Basarnas, sama tim terpadu dari penanggulangan bencana, semua sudah membantu mencari itu," ujar Hengki saat berkomunikasi dengan Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar melalui sambungan telepon, Selasa malam.

Hengki memastikan seluruh unsur terkait terus berkoordinasi untuk menemukan keberadaan rombongan.

"Tim juga sudah terpadu dari Basarnas maupun dari Polair, Polda, semua bahu-membahu untuk mencari keberadaan mereka," katanya.

Ia menegaskan, pencarian akan terus dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.

Penyisiran Diperluas

Direktur Polairud Polda Banten Kombes Pol Eko Hartanto mengatakan, pencarian pada Rabu pagi dilakukan dengan memperluas radius penyisiran.

Tim juga mendapat dukungan kapal Basarnas berukuran sekitar 40 meter. Kapal tersebut dinilai lebih mampu digunakan untuk melakukan pencarian di perairan dengan kondisi yang masih berisiko.

"Kalau itu, mumpuni untuk melakukan pencarian dan radius," ujar Eko.

Sebelumnya, tim gabungan telah melakukan penyisiran hingga sekitar delapan mil dari Pantai Carita.

Namun, kondisi lapangan cukup berat. Jarak pandang hanya sekitar satu mil, sementara gelombang tinggi dan angin kencang masih terjadi. Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau juga menjadi faktor yang harus diperhitungkan dalam operasi.

"Jarak pandang satu mil saja. Ada erupsi, gelombang juga tinggi," katanya.

Kronologi Speedboat Hilang Kontak

Berdasarkan laporan Kantor SAR Banten, speedboat yang membawa rombongan jurnalis berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Rombongan tersebut berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.

Sekitar pukul 14.42 WIB, salah seorang anggota rombongan masih sempat mengirimkan lokasi terkini kepada rekan jurnalis di Lampung.

Namun, komunikasi kemudian terputus.

Speedboat dilaporkan hilang kontak pada pukul 15.04 WIB, di titik koordinat yang diduga berada di 6°14'40.52" LS dan 105°40'49.48" BT.

Tim SAR Sisir Pulau Krakatau dan Pulau Panjang

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, hingga Selasa (8/9/2026) pukul 18.15 WIB, tim telah melakukan pencarian hingga wilayah Pulau Krakatau dan Pulau Panjang.

Namun, keberadaan speedboat dan para penumpang belum ditemukan.

"Untuk rencana besok tetap nanti kita memperluas area pencarian karena hari ini kita mempelajari rute dari Carita sampai dengan Anak Gunung Krakatau," kata Al Amrad.

Dalam operasi tersebut, Kantor SAR Banten mengerahkan KN SAR Tatuka dan Rigid Inflatable Boat (RIB) Banten yang dilengkapi peralatan SAR air, medis, dan komunikasi.

Operasi dilakukan bersama jajaran Polairud Polda Banten dan unsur terkait lainnya.

Lima Jurnalis Masuk Daftar Pencarian

Data sementara Basarnas mencatat sedikitnya tujuh orang masih dalam pencarian.

Lima di antaranya merupakan jurnalis, yakni:

  1. M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto LKBN ANTARA.
  2. Ari Basuki, jurnalis Merdeka.
  3. Yudhis, jurnalis iNews.
  4. Daus, jurnalis Anadolu.
  5. Donal, pewarta lepas.

Sementara dua orang lainnya masih dalam proses pendataan.

Pencarian Berlanjut

Tim gabungan pada Rabu pagi kembali bergerak untuk memperluas pencarian dari perairan Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Operasi dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan unsur Basarnas, Polairud, TNI, dan tim penanggulangan bencana.

Fokus utama pencarian adalah menemukan speedboat beserta seluruh penumpangnya. Di tengah operasi, petugas juga harus memperhitungkan kondisi cuaca, jarak pandang, gelombang laut, angin kencang, serta aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.(TIM HN)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update