< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp824 Triliun, Pemerintah Tata Ulang Alokasi untuk Siswa dan Guru

Jumat, 09 Oktober 2026 | Jumat, Oktober 09, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-09T11:49:06Z

 

JAKARTA, KONTAK BANTEN — Pemerintah menyiapkan anggaran pendidikan sebesar Rp824 triliun pada 2027. Anggaran tersebut tengah dirancang ulang agar penggunaannya lebih tepat sasaran, mulai dari bantuan bagi siswa dan mahasiswa, peningkatan kesejahteraan guru dan dosen, hingga perbaikan sarana pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi.

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan rencana tersebut dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Suahasil mengatakan, pemerintah masih mengkaji pembagian anggaran pendidikan untuk memastikan kebutuhan setiap sektor dapat terpenuhi secara optimal. Pembahasan mencakup dukungan bagi siswa dan mahasiswa, tenaga pendidik, serta pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan.

"Saya mau mengatakan, tahun depan 2027, anggaran pendidikan akan menjadi Rp824 triliun. Ini yang sedang kita desain lagi, berapa seharusnya untuk siswa, mahasiswa? Berapa seharusnya yang kita alokasikan untuk guru, dosen, dan tenaga pendidik? Berapa yang untuk perbaikan sekolah, kampus, dan seterusnya," ujar Suahasil.

Menurutnya, perencanaan anggaran akan diselaraskan dengan berbagai sumber pendanaan, meliputi belanja pemerintah pusat, transfer ke daerah, dan dana abadi pendidikan.

Penataan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran sekaligus mendorong perbaikan kualitas pendidikan nasional.

Pemerintah Bidik Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Skor PISA

Suahasil menegaskan, besarnya anggaran pendidikan harus diikuti capaian yang lebih baik. Salah satu indikator yang menjadi perhatian pemerintah adalah peningkatan hasil Programme for International Student Assessment (PISA).

PISA merupakan program penilaian internasional yang diselenggarakan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Penilaian ini mengukur kemampuan siswa berusia 15 tahun dalam membaca, matematika, dan sains.

Hasil PISA digunakan untuk membandingkan kemampuan siswa di berbagai negara sekaligus menjadi salah satu bahan evaluasi terhadap kualitas sistem pendidikan.

Karena itu, pemerintah berupaya menata alokasi anggaran agar tidak hanya berfokus pada besarnya belanja, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap proses pembelajaran, kualitas lulusan, dan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Realisasi Anggaran Pendidikan 2026 Capai Rp574,2 Triliun

Di sisi lain, Kementerian Keuangan mencatat realisasi anggaran pendidikan hingga 30 September 2026 mencapai Rp574,2 triliun.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan daya saing nasional melalui berbagai program bantuan pendidikan, tunjangan tenaga pendidik, serta pembiayaan operasional sekolah dan perguruan tinggi.

Berdasarkan data yang disampaikan, realisasi anggaran tersebut terbagi dalam tiga kelompok utama.

1. Anggaran siswa dan mahasiswa Rp184,3 triliun

Dana sebesar Rp184,3 triliun dialokasikan untuk mendukung kebutuhan siswa dan mahasiswa. Program yang tercakup di antaranya Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).

2. Anggaran guru, dosen, dan tenaga pendidik Rp177,9 triliun

Pemerintah mengalokasikan Rp177,9 triliun untuk mendukung tenaga pendidik. Anggaran tersebut antara lain mencakup pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tunjangan Profesi Dosen (TPD) non-ASN.

3. Anggaran sekolah dan kampus Rp204,1 triliun

Sementara itu, anggaran sebesar Rp204,1 triliun digunakan untuk mendukung operasional dan layanan pendidikan di sekolah maupun perguruan tinggi.

Dana tersebut mencakup Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD), serta berbagai layanan pendidikan lainnya.

Anggaran 2027 Ditata agar Lebih Tepat Sasaran

Rencana anggaran pendidikan sebesar Rp824 triliun pada 2027 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Dengan penataan alokasi yang masih berlangsung, pemerintah perlu memastikan kebutuhan siswa, mahasiswa, guru, dosen, serta fasilitas pendidikan memperoleh dukungan sesuai prioritas.

Efektivitas penyaluran anggaran juga menjadi perhatian agar berbagai program pendidikan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemerintah berharap peningkatan dukungan anggaran tersebut dapat berkontribusi terhadap perbaikan mutu pembelajaran, peningkatan kualitas lulusan, dan penguatan daya saing pendidikan Indonesia di tingkat internasional.(tim)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update