< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai, Polda Banten Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Berbahaya

Senin, 26 Oktober 2026 | Senin, Oktober 26, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-26T13:27:33Z

 

 

SERANG, KONTAK BANTEN – Polda Banten mulai menggelar Operasi Patuh Maung 2026 di seluruh wilayah hukumnya pada Senin (26/10/2026). Operasi yang berlangsung hingga 8 November 2026 ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.

Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan mengatakan, meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah Banten harus diimbangi dengan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten, angka pelanggaran lalu lintas masih berfluktuasi. Sementara itu, tingginya risiko kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa menjadi perhatian serius, terutama karena banyak korban berada dalam rentang usia produktif 15–35 tahun.

“Prioritaskan penindakan terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan, seperti melawan arus, tidak menggunakan helm atau sabuk keselamatan, menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah umur, serta melampaui batas kecepatan,” kata Hendra, Senin (26/10/2026).

Sasar Pelanggaran yang Membahayakan Keselamatan

Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026, personel kepolisian diminta memprioritaskan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, petugas juga akan menertibkan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai dengan spesifikasi teknis serta kendaraan dengan pelat nomor yang dimanipulasi untuk menghindari sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Hendra menegaskan, penindakan harus berjalan beriringan dengan edukasi kepada masyarakat. Pengawasan juga perlu ditingkatkan, terutama di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

Ia mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional, adil, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum. Pendekatan persuasif dan humanis harus tetap dikedepankan tanpa arogansi, diskriminasi, pungutan liar, maupun penyalahgunaan kewenangan.

“Bertindaklah tegas, tetapi tetap santun dan humanis. Ingat pesan Jenderal Hoegeng, memang baik menjadi orang penting, tetapi lebih penting menjadi orang baik. Wujudkan melalui penegakan hukum yang adil dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat,” tegasnya.

Perkuat Sinergi Antarinstansi

Menurut Hendra, keberhasilan Operasi Patuh Maung 2026 juga membutuhkan sinergi lintas instansi. Koordinasi yang kuat, pembagian tanggung jawab yang jelas, serta penanganan gangguan lalu lintas secara cepat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasi.

Penyampaian informasi dan edukasi melalui kanal digital juga harus dilakukan secara akurat agar masyarakat mendapatkan informasi yang transparan, responsif, dan mudah diakses.

Ia menegaskan, keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak. Indikator yang lebih penting adalah meningkatnya kepatuhan masyarakat, menurunnya angka kecelakaan, serta berkurangnya korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, evaluasi pelaksanaan operasi perlu dilakukan secara berkala agar hasilnya dapat diukur dan memberikan dampak berkelanjutan.

Hendra juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, memastikan kendaraan laik jalan, serta melengkapi dokumen kendaraan dan surat izin mengemudi (SIM).

Pengendara juga diminta merencanakan perjalanan dengan baik dan tidak memaksakan diri berkendara ketika mengalami kelelahan.

Polda Banten Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, pada hari pertama Operasi Patuh Maung 2026, personel kepolisian melaksanakan penertiban pelanggaran lalu lintas, memberikan imbauan kepada pengguna jalan, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara.

“Pada hari pertama Operasi Patuh Maung 2026 ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas. Patuhi rambu-rambu, gunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, kenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, serta lengkapi surat-surat kendaraan dan SIM saat berkendara,” ujar Maruli.

Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap peraturan bukan hanya untuk menghindari penindakan petugas, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Melalui Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan.

“Kami berharap melalui Operasi Patuh Maung 2026, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara, karena keluarga menunggu kita pulang dengan selamat,” tutupnya.(TIM)

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update