SERANG, KONTAK BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat upaya penanganan banjir melalui perbaikan infrastruktur pengendalian aliran sungai. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperbaiki Bendungan Karet Cibanten yang berada di Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Perbaikan bendungan yang telah lama mengalami kerusakan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pengendalian debit air sungai sekaligus menjaga ketersediaan air baku bagi masyarakat.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Banten Andra Soni atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi sehingga perbaikan infrastruktur tersebut dapat terlaksana.
Hal itu disampaikan Budi saat meninjau langsung pekerjaan perbaikan Bendungan Karet Cibanten, Senin (2/11/2026).
Menurutnya, perbaikan bendungan tersebut merupakan kebutuhan penting bagi Kota Serang, mengingat kondisinya sudah cukup lama mengalami kerusakan dan memiliki peran strategis dalam pengelolaan aliran Sungai Cibanten.
“Terima kasih pada Gubernur Banten Andra Soni dan Bapak Presiden Prabowo. Hari ini Kota Serang bisa merasakan perbaikan yang dilakukan dalam rangka menangani banjir di Kota Serang,” kata Budi.
Ia menjelaskan, pelaksanaan perbaikan dapat dilakukan setelah memperoleh persetujuan pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3).
“Alhamdulillah sudah di-ACC dari pusat. Ini dalam rangka untuk memperbaiki Bendungan Karet Cibanten,” ujarnya.
Budi berharap perbaikan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi potensi banjir yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah wilayah Kota Serang.
“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk Kota Serang. Tentu saya pastikan ini sangat bermanfaat karena sudah lama rusak, dan alhamdulillah sudah dalam perbaikan,” jelasnya.
Perbaikan Meliputi Sejumlah Bagian Konstruksi
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku (ATAB) I BBWSC3, Narda Dwizanu Permatasari, menjelaskan bahwa pekerjaan perbaikan Bendungan Karet Cibanten mencakup sejumlah bagian penting konstruksi.
Adapun pekerjaan yang dilakukan meliputi:
Perbaikan lantai bendung untuk mendukung kondisi konstruksi dan kelancaran aliran air.
Perbaikan sayap bendung sebagai bagian dari struktur penunjang bangunan.
Perbaikan bendung karet agar fungsi pengaturan muka air dapat berjalan optimal.
Penataan kawasan bendungan untuk mendukung kondisi lingkungan dan operasional infrastruktur.
Perbaikan rumah jaga sebagai fasilitas pendukung pengawasan dan pengoperasian bendungan.
Pembangunan fasilitas penyaring sampah atau trash rack.
Khusus pembangunan trash rack, fasilitas tersebut berfungsi menahan sampah yang terbawa aliran sungai agar tidak mengganggu kinerja bendungan maupun sistem pengelolaan air.
Bendungan Memiliki Dua Fungsi Utama
Narda menjelaskan, Bendungan Karet Cibanten memiliki dua fungsi utama, yakni menjaga ketinggian muka air di bagian hulu untuk mendukung pemanfaatan air baku serta membantu pengendalian banjir.
Kedua fungsi tersebut saling berkaitan karena pengaturan muka air sungai diperlukan untuk menjaga ketersediaan sumber air sekaligus mengendalikan aliran ketika terjadi peningkatan debit.
“Fungsi bendung karet itu sendiri selain untuk meningkatkan alokasi muka air di hulunya sebagai pemanfaatan air baku, juga untuk mengendalikan banjir,” jelas Narda.
Ia juga menerangkan bahwa pengoperasian bendung karet dilakukan dengan mengatur aliran air ketika debit sungai meningkat.
Pengaturan tersebut bertujuan mengantisipasi terjadinya aliran balik atau backwater yang berpotensi menyebabkan peningkatan muka air di wilayah hulu.
“Segera menutup untuk merilis air yang ke sungai dari hulu, sehingga tidak backwater dan tidak membanjiri daerah hulu,” pungkasnya.
Ditargetkan Rampung Desember 2028
Dalam pelaksanaannya, BBWSC3 menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan Bendungan Karet Cibanten dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua tahun, tepatnya pada Desember 2028.
Narda berharap proses pekerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.
“Saya berharap tidak ada kendala dan selesai tepat waktu di Desember 2028,” ujarnya.
Perbaikan Bendungan Karet Cibanten menjadi bagian dari upaya penguatan infrastruktur sumber daya air di Kota Serang. Selain mendukung pengendalian banjir, keberadaan bendungan tersebut juga memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air baku.
Dengan penyelesaian pekerjaan sesuai target, masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat dari fungsi bendungan yang lebih optimal. Namun, efektivitas pengendalian banjir nantinya juga perlu didukung pemeliharaan sungai, pengelolaan sampah, serta sistem drainase yang memadai di wilayah Kota Serang.(tim)

.gif)