Wednesday 29 April 2020

Orang Cerdik Tidak Mudik


KH. AM Romly, Ketua MUI Banten.*
Masyarakat Betawi menyebut orang yang pergi ke kota dengan istilah milir, sedangkan yang pulang kampung disebut mudik. Mudik yang kita bicarakan di sini adalah istilah populer yang dikaitkan dengan hari raya, misalnya Lebaran, Natalan, Waisak, Nyepi dan Imlek. Tapi yang paling populer memang mudik Lebaran, karena pergerakan masa yang sangat besar dan melibatkan semua kalangan. Pemerintah pun memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati liburan panjang.
Liburan ini menjadi peluang untuk orang yang tinggal bersama isteri dan anak-anaknya di kota atau tempat yang jauh dari kampung halamannya untuk mudik setahun sekali. Kesempatan mudik ini, ia manfaatkan untuk silaturahmi dan berbagi kegembiraan dengan orang tua dan sanak saudara. Perjumpaan setahun sekali ini akan menyenangkan, bila yang mudik dan yang dikunjungi dalam keadaan sehat, apalagi jika pemudik membawa oleh-oleh yang banyak sebagai tanda keberhasilan di perantauan.
Perlu membaca situasi
Lebaran tahun ini sangat berbeda dibanding tahun sebelumnya. Tahun-tahun yang lalu kita merasakan kegembiraan, karena keadaan Negara kita aman sentosa. Tapi saat ini segenap bangsa sedang berduka, karena Negara sedang genting akibat Covid-19 alias Corona yang mewabah di mana-mana.
Mudik tahun ini bisa jadi membawa bencana. Karena mungkin saja dengan tidak kita sadari oleh-oleh yang dibawa adalah juga virus Corona. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyampaikan informasi yang mengundang prihatin. Seorang Kepala Desa di wilayahnya yang sehat dan segar bugar menjadi sakit terpapar virus Corona setelah ditemui oleh seorang pemudik dari kota.
Semua lapisan masyarakat telah sadar, bahwa ada wabah yang merajalela. Ia menyebar ke mana-mana. Ia dapat memapar siapa saja, termasuk orang yang mengaggap Corona sebagai wabah biasa. Ia menyebar dengan kecepatan tak terduga. Orang yang tinggal di kampung pun sudah waspada. Mereka berusaha keras, bahkan melakukan tindakan yang tidak biasa, agar wabah ini tidak menjangkiti mereka.
Media masa televisi baru-baru ini memberitakan penolakan masyarakat di suatu daerah terhadap pemudik. Orang yang mudik bersama isteri dan anak-anaknya diisolasi masyarakat dalam sebuah dangau di tengah sawah, (orang Sunda menyebutnya Saung Sawah).
Jadi kalau kita mudik Lebaran tahun ini bisa jadi bukan kebahagiaan yang kita dapatkan, melainkan kesengsaraan. Kita tidak tahu bahwa kita membawa virus Corona. Akibatnya bukan memberi kegembiraan kepada orang tua dan sanak saudara, malah menimbulkan bencana untuk semua. Orang tua dan sanak saudara akan sedih dan kitapun akan merasa pedih. Ini akibat kita tidak sabar dan memaksakan diri, menurutkan hawa nafsu belaka, tanpa mempertimbangkan kesehatan dan keselamatan keluarga.
Keputusan yang cerdik
Tekad untuk tidak mudik Lebaran tahun ini merupakan keputusan yang cerdik. Selain sedang merebaknya wabah penyakit, kesempatan pun hanya sedikit. Karena Pemerintah telah mengalihkan libur bersama pada bulan Desember akhir tahun nanti. Tidak mudik Lebara tahun ini, selain keputusan yang cerdik, juga sesuai dengan tuntunan agama yang kita anut.
Agama Islam mengajarkan kita untuk menjaga diri dan keluarga agar tidak terjerumus dalam duka nestapa (QS At-Tahrim). Menurutkan hawa nafsu akan menimbulkan sengsara (QS Yusuf: 53). Orang yang berada pada zona merah tidak boleh bepergian ke mana-mana (HR Bukhary). Agama Kristen juga nenegaskan bahwa di tengah pandemik wabah, orang cerdik akan mengisolasi diri, sedangkan orang ceroboh akan pergi ke tempat yang ia suka, akhirnya ia celaka (Amsal, 22:3).
Jangan melakukan suatu perbuatan kepada orang lain yang jika menimpa kita, kita pun tidak suka (Matius 7:12). Ajaran ini sejalan dengan petuah Konghucu yang mengatakan bahwa apa yang diri sendiri tidak inginkan, jangan diberikan kepada orang lain pula (Sabda Suci 15: 24). Agama Buddha mengajarkan agar umatnya tidak boleh berbuat aniaya, tetapi harus selalu menjunjung tingi kebaikan dengan hati mulia (Dhammapada: 183). Agama Hindu mengajarkan tat twam asi – aku adalah engkau dan engkau adalah aku, menyatu dalam kalbu, bersama dalam raga. Demikian dikatakan dalam Upanishad.
Jadi, umat Islam dan penganut agama selain Islam yang biasanya ikut mudik karena libur bersama, Lebaran tahun ini tidak usah mudik. Mari kita saling mendoakan dari kejauhan kiranya Allah memberi kita kesehatan, perlindungan dan ketabahan serta kesabaran. Mari kita galang persatuan agar Corona segera minggat dan silaturahmi kita tetap kuat. (Penulis, Ketua Umum MUI Provinsi Banten/Ketua FKUB Provinsi Banten)*
Share:

0 comments:

Post a Comment

DISPORA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

DISPORA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

DINAS PEMDIDIKAN KOTA SERANG

DINAS PEMDIDIKAN KOTA SERANG

www.kontakbanten.co.id

www.kontakbanten.co.id

Segenap Crew PT Kontak Media Persada

Segenap Crew PT  Kontak Media Persada

SEKRETARIAT DPRD PROVINSI BANTEN

SEKRETARIAT DPRD PROVINSI BANTEN

Selamat Hari Pers 2024

Selamat Hari Pers 2024

Dinas Pendidikan Kota Serang ISRA MIRAJ 1445 h

Dinas Pendidikan Kota Serang ISRA MIRAJ 1445 h

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Jadilah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

Hidup Untuk Saling Melindungi Bukan Saling Melukai

PERTAMINA 2023

PERTAMINA 2023

Penawaran Kerja Sama

TV KONTAK BANTEN

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

KEMENTRIAN SEKRETARIS NEGARA

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

Hari Amal Bhakti ke 78 Bakti Untuk Negeri

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI

FORUM UNIVERSITAS TRISAKTI
Media yang kuat butuh rakyat yang terlibat, mengelola kebebasan dengan bertanggung jawab._ Najwa Shihab

SILAKAN PASANG IKLAN KLIK

SELAMAT HUT KORPRI 2023

SELAMAT HUT KORPRI 2023

KONTAK MEDIA GROUP

KONTAK MEDIA GROUP

BACA BERITA BIKIN PAS DI HATI YA DI SINI !!

BAPENDA PROVINSI BANTEN HARI PERS 2024

PEMERINTAH BANYUWANGI

PEMERINTAH BANYUWANGI

TALK SHOW MENCARI PEMIMPIN SEJATI

TALK SHOW MENCARI PEMIMPIN SEJATI

INFO CPNS DAN PPPK 2023 KLIK

PESAN MAKANAN ENGAK RIBET

MOTO KAMI


BERBUAT BAIK TERHADAP SESAMA SESUNGGUHNYA UNTUK KEBAIKAN DIRI KITA

HARI KETERBUKAAN INFORMASI 2023

HARI KETERBUKAAN INFORMASI 2023

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

KEMENTRIAN HUKUM DAN HAM

RESOLUSI TAHUN 2023

RESOLUSI TAHUN 2023

INFO DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR) RI

KEMENTRIAN BUMN

KEMENTRIAN BUMN

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

SELAMAT HARI ADIYAKSA KE 62

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

Jadikan Kritik Masyarakat Sebagai INTROPEKSI

ENERGI KOLOBORASI

ENERGI KOLOBORASI

Bergerak TAK TERBATAS

Bergerak TAK TERBATAS

PEMERINTAH SUBANG JABAR

PEMERINTAH SUBANG JABAR

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

KELUARGA BESAR KEJAKSAAN RI

SENYUM ADALAH IBADAH

SENYUM ADALAH IBADAH

PEMERINTAH BIRIEUN ACEH

PEMERINTAH BIRIEUN ACEH

SELAMAT DAN SUKSES

SELAMAT DAN SUKSES

Bergerak Tumbuh Bersama

Bergerak Tumbuh Bersama

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

Berbuat Baiklah Karena Senyum Pun Ibadah

SELALU BERBUAT UNTUK BANGSA

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

AWAS BAHAYA LATEN KORUPSI

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Kata Motifasi Koran Kontak Banten

Mau Kirim Tulisan Artikel Klik aja

MOTO KAMI


Sekecil APAPUN Yang Anda Perbuat Akan Menjadikan Cermin Kami untuk Maju

BARCODE INFO KERJA KLIK

Silakan Pesan Buku Catatan Kehidupan Ali

Berita Populer

PEMERINTAH JAWA TIMUR

PEMERINTAH JAWA TIMUR

PEMERINTAH JAWA TENGAH

PEMERINTAH JAWA TENGAH

INFO KPK

INFO KEJAKSAAN RI

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

Bergerak Kita Bangkit untuk Indonesia

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

BERIKAN SENYUM UNTUK MU INDONESIA

HUT RI KE 78 2023

HUT RI KE 78 2023

BANGKIT LEBIH KUAT

BANGKIT LEBIH KUAT

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

AYO SELAMATKAN BUMI KITA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

PRAJA MUDA JIWA MUDA

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

Hati Nurani Tidak Ada Dalam Buku Tapi Ada di Hati

PEMERINTAH TANGERANG

PEMERINTAH TANGERANG

SELAMAT HUT BAWASLU REPUBLIK INDONESIA

BERGERAK DAN BERGERAK

Portal Kementrian Kemlu Indonesia

Seputar Parlemen

INFO KPK JAKARTA

INFO ICW NASIONAL KLIK

Salam Damai Untuk Indonesia

Layanan Kota Tangerang Selatan BPHTB

Kementrian

Susunan Redaksi

Kementrian PU

Support