< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Dampingi Wapres Tinjau Korban Banjir, Wagub: Tambang Liar Penyebab Bencana

Sabtu, 13 Februari 2021 | Sabtu, Februari 13, 2021 WIB | Last Updated 2021-02-13T11:52:08Z

 

Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum mendampingi Wapres RI, Maruf Amin meninjau korban banjir di Kabupaten Subang dan Karawang, Sabtu (13/2/2021). Foto/Humas Jabar

 SUBANG - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Ma'ruf Amin meninjau korban banjir  di Kabupaten Subang dan Karawang, Sabtu (13/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Uu mengatakan, Provinsi Jabar merupakan daerah rawan bencana. Semua jenis kebencanaan, mulai dari banjir, longsor, gempa bumi, hingga tsunami berpotensi terjadi di Jabar. "Provinsi Jabar risiko tinggi (bencana), setiap tahun selalu ada bencana, baik bencana alam dan nonalam," kata Uu Dalam penanganan bencana, lanjut Uu, Pemprov Jabar selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan banyak pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota. "Dengan sigap, Gubernur Jabar memberikan instruksi dan tindakan yang diperlukan dalam setiap penanganan bencana," kata Uu.

Uu mengungkapkan, selain karena curah hujan, kerusakan lingkungan akibat penambangan ilegal menjadi faktor lain penyebab bencana di Jabar. Oleh karena itu, Pemprov Jabar intens melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan menutup penambangan-penambangan ilegal. "Informasi yang kami terima, kenapa ada air banyak ke Subang, adalah akibat saluran air jebol. Penyebabnya, di samping curah hujan yang sangat tinggi juga karena air yang datang ke Subang berasal dari Kabupaten Majalengka, Sumedang, dan Garut," papar Uu.

"Setelah kami meneliti, ternyata di aliran sungai dan hulu sungai, di wilayah Sumedang ditemukan adanya penambangan liar di wilayah Cimalaka," ungkap Uu.Sementara itu, Wapres RI Ma'ruf Amin   mengatakan bahwa semua pihak harus berkolaborasi untuk menangani bencana. Dia pun mengajak semua pihak turun tangan menolong warga yang terdampak bencana."Penanganan bencana membutuhkan optimisme untuk perbaikan ke depan pascabencana, seperti pembangunan infrastruktur yang lebih baik, aman, serta membangun budaya masyarakat yang sadar dan waspada terhadap bencana," katanya.

"Tentunya, penanganan bencana tidak bisa oleh pemerintah sendirian. Organisasi selain pemerintah seperti swasta diharapkan memberikan kontribusinya. Mari sama-sama mengupayakan, pemulihan pascabencana," sambung Wapres.

Menurut Wapres, kolaborasi semua pihak dapat mengakselerasi rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana. "Saya lihat di lokasi pascabanjir Subang dan Karawang, kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, sudah ada pelibatan masyarakat dan relawan seperti dalam pendirian posko gawat darurat, distribusi bantuan, dan yang lainnya," katanya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update