< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Mahfud MD: Setiap Pemilu Pasti Ada Kecurangan

Selasa, 23 Mei 2023 | Selasa, Mei 23, 2023 WIB | Last Updated 2023-05-23T14:15:42Z

 


JAKARTA ( KONTAK BANTEN ) Potensi terjadinya kecurangan, dapat terjadi dalam setiap gelaran Pemilu. Yang membedakannya hanya lah jenis kecurangan yang dilakukan.

Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan kecurangan pasti terjadi di setiap Pemilu baik yang lalu maupun pemilu yang akan datang.

“Pemilu itu adalah taruhan kita bagi masa depan bangsa ini. Saya katakan, apakah pemilu kita itu akan bebas dari kecurangan? Tidak. Pemilu itu pasti diwarnai kecurangan yang kemarin dan yang besok,” kata Mahfud MD dalam Seminar Nasional di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (23/5/2023).

Ia menjelaskan kecurangan yang terjadi di era reformasi ini berbeda dengan kecurangan Pemilu di era orde baru di bawah Soeharto. Dulu, curang dilakukan pemerintah, yang menang harus Golkar.

“Pemilu besok Golkar dapat sekian, PDI sekian, PPP sekian. Diatur sebelumnya. Bukan berita bohong, memang iya. Apakah besok akan ada kecurangan? Pasti ada karena sudah 5 kali pemilu kita. Tetapi beda,” tuturnya.

Mahfud mengingatkan bahwa KPU bukanlah pemerintah, tapi lembaga independen yang dibentuk undang-undang. Tidak masuk dalam struktur eksekutif.

“Jadi yang curang itu antara rakyat dengan rakyat. Dan itu akan terjadi, percaya saya. Makanya kita bentuk MK. MK juga harus terbuka dan independen. Karena kalau keputusannya tidak terbuka dan independen akan jadi masalah politik yang besar,” tuturnya lagi.

Ia memisalkan, partai A gugat B, B gugat C, C gugat F.

“Yang curang siapa? Peserta biasanya membayar orang di TPS, memalsukan suara dari TPS ke kelurahan, dari kelurahan ke kecamatan, sudah diakali sedemikian rupa. Masih saja terjadi kasus-kasus seperti itu,” pungkasnya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update