< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Empat warga Badui dirujuk ke RSUD Banten, satu dilaporkan meninggal

Jumat, 13 Desember 2024 | Jumat, Desember 13, 2024 WIB | Last Updated 2024-12-13T08:58:51Z

 

asien warga Badui yang mendapatkan penanganan medis RSUD Banten yang dirujuk oleh Relawan Sahabat Indonesia (SRI). ANTARA/HO-SRI

  LEBAK KONTAK BANTEN Sahabat Relawan Indonesia (SRI) merujuk empat orang warga Badui karena kondisi tubuhnya melemah sehingga perlu mendapatkan pengobatan medis ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten dan satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

"Pasien warga Badui yang meninggal dunia itu akibat sesak pernapasan," kata Koordinator SRI Muhammad Arif saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Kamis.

SRI selama sepekan terakhir ini merujuk empat pasien warga Badui terdiri atas dua positif menderita Tuberkulosis atau TBC dan dua lainnya mengalami gangguan syaraf.

Dari empat pasien yang dirujuk ke RSUD Banten itu, satu di antaranya atas nama Asmari (65) warga Cihulu Desa Kanekes mengalami komplikasi TBC dan dua hari lalu dilaporkan meninggal dunia.

"Kita merujuk Asmari ke RSUD Banten itu kondisinya sudah parah sehingga petugas medis berupaya dengan memberikan bantuan alat pernapasan tabung itu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, saat ini juga pasien warga Badui atas nama Casiah (50) warga Batu Beulah Desa Kanekes dan kini menjalani pengobatan.

Kemungkinan mereka hari ini bisa dipulangkan ke Badui setelah mendapatkan pengobatan dari petugas medis RSUD Banten.

Namun, pengobatan TBC harus ditindaklanjuti oleh petugas medis puskesmas pendamping pemukiman Badui, sebab pengobatan TBC harus rutin minum obat selama 6 bulan tanpa putus.

Sedangkan, dua pasien yang mengalami syaraf di antaranya Misnah (22) warga Batu Beulah Desa Kanekes masih menjalani perawatan medis.

"Kami berharap ketiga pasien warga Badui segera lekas sembuh usai menjalani pengobatan

Menurut dia, pihaknya sudah beberapa kali melakukan rujukan pasien warga Badui ke RSUD Banten yang kebanyakan penyakit yang menonjol di antaranya TBC, persalinan ibu dan bayi, gigitan ular berbisa jenis ular tanah serta penyakit kulit.

Namun, pihaknya kerapkali menggelar kegiatan bakti sosial dengan melibatkan dokter dari Pertamina juga Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Serang dan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Unjani Bandung.

Kgiatan bakti sosial itu dengan melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat Badui di pedalaman masyarakat tanah hak ulayat adat.

Selain itu juga SRI memiliki tiga pos kesehatan desa (poskesdes) untuk masyarakat Badui antara lain Poskesdes Cijahe, Nangerang, dan Ciboleger.

Poskesdes itu untuk memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan medis secara gratis pada masyarakat Badui.

"Kami bergerak cepat dengan koordinasi pihak puskesmas setempat untuk melakukan rujukan warga Badui yang kondisinya sudah parah agar mendapatkan penanganan medis RSUD Banten," katanya menambahkan.

Sementara itu Pelaksana Harian (Plh) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak Budi Mulyanto mengatakan pihaknya mengapresiasi relawan untuk membantu pelayanan kesehatan di pemukiman Badui, bahkan mereka memiliki Poskesdes kesehatan, termasuk tenaga dokter dan paramedis.

"Kami terus bersinergi dengan berbagai elemen untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," katanya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update