< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Diresmikan Akhir Januari, Jembatan Bolang Rampung

Sabtu, 21 Januari 2017 | Sabtu, Januari 21, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-21T05:18:27Z
 
LEBAK, (KB).-Pihak Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten klaim telah merampungkan pembangunan Jembatan Bolang yang terletak di Desa Bolang, Kecamatan Malingping, Kabuaten Lebak. Namun, jembatan yang menjadi urat nadi transportasi warga Lebak Selatan ke berbagai kota di Banten maupun sebaliknya, masih belum bisa dilintasi, karena menunggu usia coran dan rencananya paling lambat awal Februari 2017 akan diresmikan. Sekretaris DBMTR Banten, Robby Cahyadi menjelaskan, pembangunan Jembatan Bolang tersebut sepaket dengan pembangunan jalan beton Saketi-Banjarsari-Malingping dengan menggunakan anggaran multiyears saat Rano Karno masih menjadi Plt Gubernur Banten. Pembangunan jalan beton sekelas Tol Saketi-Malingping terbagi dalam 2 paket pekerjaan, yakni ruas Jalan Saketi-Banjarsari sepanjang 31 km dan Banjarsari-Malingping sepanjang 37 km.Namun, anggaran untuk pembangunan Jembatan Bolang termasuk dalam paket pekerjaan Jalan Banjarsari-Malingping dengan anggaran sebesar Rp 162.495 miliar. “Pembangunan Jembatan Bolang itu termasuk dalam kontrak Banjarsari-Malingping dengan anggaran multiyears,” katanya, Kamis (19/1/2017). Meski pembangunan jembatan tersebut sudah rampung, lanjut dia, namun hingga kini jembatan tersebut boleh dilalui oleh kendaran, karena masih menunggu usia coran. ”Masih ditutup, karena belum boleh dilalui oleh kendaraan, menunggu usia coran. Insya Allah akhir bulan ini diresmikan,” ujarnya. Dia berharap, dengan peningkatan pelayanan yang diberikan oleh pihak DBMTR Banten akan membuat masyarakat puas. Namun, pihaknya akan berupaya keras untuk memberikan pelayanan terbaik. "Kami sadar upaya yang kami lakukan selama ini belum sepenuhnya memuaskan warga. Untuk itu, kami beserta seluruh unsur DBMTR Banten akan terus meningkatkan kinerja, sehingga ke depannya masyarakat bisa merasakan lebih baik lagi pembangunan infrastruktur di Banten," ucapnya.Lebih jauh, dia mengatakan, pembangunan infrastuktur di Banten Selatan merupakan skala prioritas dari Provinsi Banten sebagai penunjang persiapan pembangunan Bandara Banten Selatan dalam rangka pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di Tanjung Lesung dan kawasan industri di Lebak Selatan. Selain itu, dengan pembangunan jalan dan jembatan tersebut dapat lebih meningkatkan kapasitas jalan dan mempermudah masyarakat dalam rangka peningkatan perekonomian di Banten Selatan. Sebagaimana diketahui, Jembatan Bolang yang ambrol awal Februari 2016 lalu, karena lapuk dimakan usia, sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dari Banten Selatan ke berbagai kota di Provinsi Banten. Bahkan, saat itu DBMTR Banten terpaksa membangun jembatan bailey (jembatan sementara) yang hanya dapat dilalui oleh sepeda motor dan kendaraan kecil, sehingga Pemkab Lebak melalui keputusan bupati, mengalihkan arus lalu lintas kendaran besar ke jalan milik kabupaten via Kecamatan Wanasalam,sehingga membuat ruas jalan kabupaten tersebut kini hancur akibat dilalui truk-truk raksasa. (
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update