< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Embay Ziarah ke Makam Pejuang

Rabu, 25 Januari 2017 | Rabu, Januari 25, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-25T13:49:32Z
 
SERANG, (KB).-Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Banten, H. Embay Mulya Syarief berziarah ke makam Tb. Ismail, salah seorang tokoh pejuang yang gugur pada peristiwa Geger Cilegon di Waringinkurung, Kabupaten Serang, Selasa (24/1/2017). Embay mengatakan, dirinya berziarah untuk mendoakan almarhum Tb. Ismail dan mengambil sejarah kehidupan yang penuh perjuangan. "Tujuan dari ziarah itu kan ada tiga, pertama kita mengingat mati, kedua mendoakan kebaikan dikubur dan yang ketiga mendoakan para pahlawan itu untuk mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah," kata Embay. Ia menuturkan, perlawanan yang dikobarkan Ki Wasyid bersama para tokoh Banten dalam Geger Cilegon dilatarbelakangi kesewenang-wenangan Belanda yang saat itu merupakan peralihan terhadap kependudukan Belanda di Banten. Kebencian masyarakat makin memuncak saat masyarakat tertekan dengan dua musibah yakni dampak meletusnya Gunung Krakatau di Selat Sunda yang menimbulkan gelombang laut yang menghancurkan Anyer, Merak, Caringin, Sirih, Tajur, dan Carita," ujarnya.Menurut Cawagub nomor urut 2 ini, peristiwa bersejarah itu sangat penting diketahui oleh warga Banten. Ia menuturkan, Tb. Ismail ini jarang diketahui oleh orang banyak padahal beliaulah yang mengatur stategi perang yang di pimpin oleh Ki Wasyid pada peristiwa Geger Cilegon. "Saya kira pentingnya pemerintah untuk memublikasikan tempat religi di Banten," ucapnya. Ia mengatakan, banyaknya orang Banten yang melakukan perjalanan ziarah ke Madura dan Jawa Tengah. Tetapi, di Banten sendiri malah masyarakat belum pada tahu pahlawan di Banten sendiri. "Jadi pejabat di Banten harus hati-hati, Banten itu tempatnya para ulama, jadi kalau mau jadi pemimpin di Banten harus bagian dari ulama," tutur Embay yang juga tokoh pembentukan Provinsi Banten. Sehari sebelumnya, Embay mengunjungi sesepuh yang juga tokoh pendiri Banten, Mukhtar Mandala. Dalam pertemuan, Mukhtar menyampaikan nasihatnya kepada Embay, yang berpasangan dengan cagub Rano Karno.  "Apa yang sudah dicapai (Banten) dibandingkan daerah lain dalam waktu sama, banyak citra yang kurang positif. Tolong Embay kembalikan ke marwah Banten sebagai acuan," kata Mukhtar di Padepokan Nyi Mas Ropoh, Pandeglang, Senin (23/1/2017), seperti dilansir detikcom.Mukhtar kepada Embay juga menceritakan nasihatnya kepada Rano Karno sewaktu menjadi Pelaksana tugas Gubernur Banten hingga menjabat definitif. Tiga pesan Mukhtar kepada Rano adalah antikorupsi, program prokesejahteraan warga, dan program pendidikan agama yang diprioritaskan sebagai ciri khas. "Rano pun saya nasihati. Saya nitip di rumah beliau (Rano), Anda harus menciptakan legacy kalau terpilih. Legacy itu suatu kebaikan dan orang akan ingat terus meskipun dia bukan dari Banten," ucapnya. Sementara itu, Embay dalam pertemuan menceritakan alasan kenapa dirinya mau menjadi cawagub. Salah satu alasannya adalah dorongan para tokoh termasuk Mukhtar Mandala, Taufiequrachman Ruki, dan Tb. Hasanuddin."Embay amun boga kawani asup ka pamarintahan. Ulah di luar bae. Kalau di luar nggak bakalan didengar. Harus asup barisan (Embay jika punya keberanian masuk ke pemerintahan. Jangan di luar karena tidak didengar. Harus masuk barisan)," kata Embay menirukan pesan Tb. Hasanuddin. Embay juga menyinggung posisi Banten yang dulu disegani hingga luar negeri. Jasa para ulama di tanah kesultanan ini disebut besar terhadap perjuangan kemerdekaan. "Kita kenal Syekh H. Tb. Asnawi Caringin, KH. Wasyid tahun 1888 Geger Cilegon. Bisa jadi yang mengobarkan semangat kebangsaan ulama Banten yang dulu dibuang ke nusantara," tuturnya
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update