< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Jalan tak Bertuan Menuju Ujung Kulon

Jumat, 20 Januari 2017 | Jumat, Januari 20, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-20T08:14:49Z
 
Desa Taman Jaya adalah sebuah desa di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. Desa yang berpenduduk kurang lebih 200 kepala keluarga dan sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani dan nelayan itu, berbatasan langsung dengan Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Meski demikian, lokasi wisata Kampung Makasar dan Air Panas Cibiuk yang juga menyimpan potensi wisata alam dan pantai itu tidak ditunjang dengan infrastruktur yang baik. Bahkan, terdapat jalan sepanjang 7 kilometer yang dikenal sebagai jalan tak bertuan karena tidak pernah tersentuh pembangunan. Jalan yang menghubungkan desa tersebut dengan Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon itu, sudah hampir lima tahun terbengkalai hingga rusak parah dan mirip kubangan kerbau. Dari informasi yang dihimpun, sebelumnya jalan tersebut statusnya jalan nasional.Namun sejak lima tahun lalu, pemerintah pusat melepas status jalan tersebut karena daerahnya berdekatan dengan kawasan Ujung Kulon. Sementara, pihak Ujung Kulon pun sempat kesulitan untuk memperbaiki jalan itu karena letaknya di luar kawasan. Begitu juga pihak provinsi dan kabupaten, tidak mau memperbaiki jalan tersebut karena statusnya yang tidak jelas."Padahal di kiri kanan jalan itu sudah banyak permukiman warga dan potensinya pertanian. Letak jalan juga berdekatan dengan Perairan Sumur. Tapi jalan itu non status hingga kondisinya terbengkalai," kata salah seorang tokoh pemuda Sumur, Maman kepada Kabar Banten, Rabu (18/1/2017). Pihaknya berharap pemerintah kabupaten dan provinsi bisa duduk bersama untuk memperbaiki jalan itu. Sebab, bagi warga jalan itu sangat vital sebagai jalur ekonomi untuk menjual hasil bumi ke pasar dan anak-anak pergi belajar. "Apalagi saat musim hujan, jalan itu berlumpur," katanya.Sementara itu, mantan petugas Balai Taman Nasional Ujung Kulon , Tb. Enjat membenarkan kondisi jalan Taman Jaya yang non status itu rusak parah. Tidak sedikit wisatawan yang hendak ke Ujung Kulon direpotkan dengan badan jalan yang rusak. "Jalan itu urat nadi perekonomian dan pembangunan bahkan bisa menjadi penunjang utama pariwisata. Jika jalannya rusak sudah pasti akan membuat pariwisata menjadi lumpuh," ucapnya. Pihaknya berharap pemerintah bisa terpanggil untuk memperbaiki jalan tersebut. Sebab, warga sekitar lokasi akan merasa terisolasi akibat infrastruktur. Koordinator lembaga analisis anggaran dan kebijakan publik (Lakip) Zaenal Abidin mengatakan, dari sisi pemerintahan sebetulnya tidak ada istilah tentang jalan tidak bertuan, karena jalan itu berada di wilayah provinsi dan Kabupaten Pandeglang.Secara kebhinekaan, daerah Taman Jaya itu bagian dari NKRI yang harus mendapat perhatian dari pemerintah. "Saya harap perlu ada koordinasi antara pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat. Jalan di Tamanjaya itu strategis sebagai penunjang wisata alam TNUK. Jadi harus ada solusi baik untuk membangun jalan itu demi menggerakkan perekonomian masyarakat," tuturnya. Menurut Zaenal, kalau pemerintah pusat tidak mampu memperbaiki jalan itu, sebaiknya serahkan ke provinsi disertai pelimpahan anggarannya. Jika provinsi tidak mampu serahkan ke kabupaten untuk memperbaikinya. "Pelimpahan status jalan tentu harus disertai dengan dukungan anggaran dari pusat dan provinsi," katanya.(
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update