< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Panwaslu Petakan Kerawanan

Rabu, 25 Januari 2017 | Rabu, Januari 25, 2017 WIB | Last Updated 2017-01-25T14:11:10Z
SERANG, (KB).-Panwaslu Kabupaten Serang telah melakukan pemetaan TPS rawan di Kabupaten Serang. Berdasarkan hasil pemetaannya, hampir semua kecamatan memiliki TPS rawan. Oleh karena itu, pada hari H pencoblosan, para pengawas ini akan diberlakukan sistem rolling agar bisa stanbye hingga akhir pemungutan suara. "Kalau A dianggap rawan maka kita bisa ambil dari TPS B untuk tukeran istirahat jadi jangan sampai kosong. Takutnya ada oknum yang tidak bertanggung jawab dan menggunakan hak suara yang tidak sah," tutur Anggota Panwaslu Kabupaten Serang Hasan, Selasa (24/1). Menurut dia, pengawasan terhadap TPS yang dianggap rawan memang akan menjadi prioritas. Namun bukan berarti TPS yang tidak dianggap rawan akan kendor pengawasannya. Jangan sampai adanya klasifikasi rawan tersebut membuat pengawasan malah menjadi lengah. "Kita harus melekat lah baik rawan atau tidak rawan. Semua harus melekat, dari mulai tahapan awal sampai akhir. Jangan sampai di Kabupaten Serang ini ada kecurangan-kecurangan. Makanya minta di perketat," katanya.Ada dua hal yang harus diperhatikan terkait makna rawan tersebut, yakni penggelembungan suara dan pengawasan formulir C6. Pengawas harus mewaspadai kemungkinan adanya C6 (undangan) yang dicoblos oleh orang lain yang bukan pemegang C6 nya. "Di perumahan biasanya begitu. Dia dibeli orang lain, itu rawan, makanya harus diperketat C6 itu, benar enggak C6 ini orangnya yang hadir. Takut disalahgunakan oleh oknum, karena undangan itu yang rawan. Makanya kita harus benar-benar teliti," ucapnya. Sementara itu, sebanyak 2.181 pengawas TPS telah selesai dilantik oleh masing-masing Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang sejak Senin-Selasa (23-24/1). Oleh karena itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Serang meminta agar para pengawas TPS yang baru saja dilantik tersebut untuk melakukan pengawasan melekat pada semua tahapan Pilgub. Hasan mengatakan, setelah dilantik para pengawas TPS harus mulai mengawasi tahapan-tahapan pilgub. Pengawasan yang ingin dilakukan adalah melekat, agar jangan sampai kecurangan bisa terjadi di TPS nantinya. "Makanya kami dan teman-teman pengawas ini harus melekat. Nanti kita juga akan di perdalam di rakerdis, insya Allah di bulan ini," ujar Hasan kepada Kabar Banten saat ditemui setelah menghadiri acara pelantikan Pengawas TPS Kecamatan Ciruas, Selasa (24/1/2017).Hasan menuturkan, total pengawas di Kabupaten Serang sebanyak 2.181. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah TPS yang ada. Semua pengawas telah selesai dilantik sejak Senin (23/1/2017). Sedangkan untuk Kecamatan Ciruas menjadi yang terakhir dilantik karena adanya kendala masalah gedung. "Saya inginnya kemarin dilantik serentak. Tapi karena kemarin itu ada kegiatan di kecamatan, jadi baru hari ini pelantikan," katanya. Hasan menekankan kepada para pengawas TPS tersebut untuk bekerja dengan baik, bersungguh-sungguh serta menjaga netralitas dan berintegritas. Selain itu, yang terpenting mereka harus memperhatikan tahapan demi tahapan pilgub. Jangan sampai terjadi manipulasi data atau suara. "Jadi sangat ketat pengawas TPS ini. Sebelum dimulai, pengawas TPS harus standbye di TPS masing-masing. Jangan sampai dia terlena dan sebagainya," tuturnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update