< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Pendirian TPS Dianjurkan di Gedung-gedung Sekolah

Jumat, 10 Februari 2017 | Jumat, Februari 10, 2017 WIB | Last Updated 2017-02-10T02:22:48Z
 
PANDEGLANG, (KB).-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang menganjurkan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk mendirikan tempat pemungutan suara (TPS) di gedung pemerintahan maupun gedung sekolah. KPU beralasan, kondisi cuaca saat ini yang kerap kali dilanda hujan, menjadi pertimbangan untuk melakukan hal itu. Lagipula, ketentuan menggunakan fasilitas Pemerintah maupun gedung sekolah sudah diatur dalam PKPU Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pemungutan Suara. "Kita sarankan gunakan fasilitas pemerintahan yang ada. Kalau melihat cuaca saat ini yang sering hujan, kan jadi sesuatu hal yang harus dipikirkan. Jangan sampai kita tidak ada persiapan. Kalau misalnya di gedung kan lebih aman dalam melakukan kegiatan pemungutan dan penghitungan suara," kata Ketua KPU Kabupaten Pandeglang, Ahmad Suja'i dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara bersama stakeholder terkait di Gedung Koperasi Pedoman, Majasari, Kabupaten Pandeglang, Rabu (8/2/2017).Namun begitu, KPU hanya menganjurkan penggunaan gedung sekolah bagi TPS yang berdekatan dengan fasilitas tersebut. Suja'i menjelaskan, alasan lain yang membuat KPU menyarankan KPPS mendirikan TPS di gedung sekolah, untuk menyiasati minimnya anggaran pembentukan TPS. Sehingga tak jarang, penyelenggara pemilu kerap kali mendirikan secara swadaya.Terpisah, Ketua DPRD Provinsi Banten, Asep Rahmatullah mengajak mahasiswa untuk berperan aktif menyukseskan Pilgub Banten. Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk turut serta menyosialisasikan Pilgub kepada masyarakat, agar partisipasi masyarakat dapat meningkat. "Mahasiswa jangan pasif datangi TPS untuk mencoblos meski masih ngantuk," katanya saat sambutan dalam acara diskusi dan sosialisasi Pilgub Banten yang digelar oleh Pokja Wartawan Pilkada di Kebon Kubil Garden Party & Resto, Kota Serang, Rabu (8/2/2017). Partisipasi pemilih menjadi bagian penting dalam Pilgub, namun kata dia, mirisnya masih ada masyarakat yang tidak mengetahui tentang Pilkada, bahkan calonnya. "Saya pernah terjun ke masyarakat yang ternyata ada masyarakat tidak mengetahui calonnya siapa. Melihat hal itu tentu harus ada kerja keras dari semua pihak untuk mendongkrak partisipasi pemilih, mulai dari KPU, masyarakat, dan juga mahasiswa," ujarnya.Sementara, Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ail Muldi mengatakan, tingkat partisipasi pemilih menjadi masalah tersendiri dalam setiap momen Pilgub. "Partisipasi pemilih masih menjadi persoalan dalam Pilgub," katanya. Komisioner KPU Provinsi Banten, Syaiful Bahri mengaku sudah melakukan upaya masif untuk meningkatkan partisipasi pemilih. "KPU telah melakukan upaya yang masif untuk meningkatkan partisipasi pemilih," ucapnya. Langkah yang sudah dilakukan oleh KPU di antaranya melakukan sosialisasi langsung kepada lima segmen pemilih. "Di antaranya segmen pemilih pemula, segmen pemilih perempuan dan sebagainya," tuturnya. Selain itu, pihak KPU juga telah melakukan sosialisasi melalui media sosial. "Terakhir akan melakukan kegiatan wawar serentak yang dilakukan oleh seluruh KPPS di Provinsi Banten, " katanya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update