-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Tarif Tol Jakarta-Merak Diam-diam Naik

Tuesday, 11 April 2017 | Tuesday, April 11, 2017 WIB | Last Updated 2017-04-11T10:28:49Z

Gerbang Tol Karang Tengah Dihapus

Tangerang-Banyak warga yang memprotes pengintegrasian sistem pembayaran tol Jakarta-Merak. Pasalnya pengintegrasian itu ternyata diikuti kenaikan tarif untuk ruas jalan berjarak dekat.
“Gila ini Jasa Marga naikin tarif tanpa pemberitahuan,” kata Didi warga perumahan di Bintaro saat masuk ke JORR dari arah Tomang, Senin (10/4).
Menurut dia, selama ini dia hanya membayar Rp 12.000 ketika masuk ke gerbang tol di JORR dari arah Tomang. Namun Senin pagi dia harus membayar Rp 16.500 untuk jarak dan lokasi yang sama.
“Ada apa ini kok tiba-tiba tarif naik sampai 30 persen tanpa pemberitahuan sama sekali,” tambahnya.
Selama ini setiap ada rencana kenaikan tarif dari jauh-jauh hari sudah ada sosialisasi. Namun untuk kali ini kenaikan yang sangat tinggi tanpa ada pemberitahuan sama sekali.
Lain halnya dengan Nanda yang mengendarai mobil dari arah Merak dan membayar tarif di Cikupa karena akan keluar di Karang Tengah ternyata harus menambah Rp 7000 lebih mahal dari biasanya.
“Tanpa pemberitahuan kok tiba-tiba tarif naik Rp 7000 dari biasanya,” katanya.
Dia menilai pengelola tol telah menaikan tarif tol secara ilegal. Biasanya untuk menaikan tarif harus ada surat Keputusan Menteri PUPR dan sosialisasi rencana kenaikan. Tapi untuk kali ini kenaikan tarif sangat tiba-tiba tanpa pemberitahuan sama-sekali.
“Selama ini pihak Kementerian PUPR hanya mengatakan akan ada pengintegrasian sistem pembayaran tol di Jakarta-Tangerang tanpa menaikan tarif. Kok tiba-tiba saya harus membayar lebih mahal dari biasanya,” tambah Nanda.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hery T. Zuna mengatakan, pihaknya tidak menaikan tarif tol saat melakukan pengintegrasian pembayaran. Namun pihaknya mengakui dalam pengintegrasian ini ada perubahan sistem pembayaran dari tertutup menjadi terbuka.
“Kami melakukan perubahan sistem pembayaran dimana saat ini jarak jauh dekat tarifnya sama dibuat sama yakni Rp 7000. Dengan demikian untuk jarak dekat seolah-olah ada kenaikan tarif. Kami minta maaf jika sosialisasinya dinilai kurang sehingga masyarakat banyak yang kebingungan,” tambah Hery.
Karena itu jika ada pengendara dari Tomang yang akan masuk ke JORR tarifnya menjadi bertambah mahal akibat sistem terbuka tadi. Jika sebelumnya mereka membayar Rp 2500 ditambah Rp 9.500 yang berjumlah Rp 12.000 maka sekarang menjadi Rp 7000 ditambah Rp 9.500 yakni Rp 16.500.
Peantauan di Gerbang Tol Karang Tengah sejak diberlakukan pengintegrasian tarif kondisinya relatif sepi. Antrean agak panjang justru berpindah ke gerbang tol Cikupa
×
Berita Terbaru Update