Bayi berusia lima bulan bernama Siti Nurjelita
Velly, dari pasangan Anita (31) dan Nurjali (29), Warga Kampung Lobang,
RT 02/05, Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja, Kamis (18/3/2017)
|
Tangerang-Siti Nurjelita Velly bayi berusia lima bulan, anak pertama dari
pasangan Anita (31) dan Nurjali (29) membutuhkan uluran tangan dari
dermawan.
Warga Kampung Lobang, RT 02/05, Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja tersebut menderita kelainan sejak lahir. Bola mata bayi tersebut tidak tampak karena tertutup kulit sementara, ia juga menderita bibir sumbing.
Tak hanya itu, Velly juga menderita hernia serta tak jelas jenis kelaminnya, karena pada bagian tubuh yang semestinya ada alat kelamin, kondisinya juga tertutup oleh kulit.
Kedua orang tua Velly sudah berupaya untuk mengobati penyakit yang diderita anaknya dengan berobat ke sejumlah rumah sakit di Tangerang. Namun sampai saat ini belum membuahkan hasil.
Nurjali ayah bayi tersebut kepada mengatakan, anaknya tersebut lahir dengan cara normal di bidan. Namun sejak lahir kondisinya memang sudah ada kelainan. Dengan profesi hanya sebagai buruh harian lepas, ia merasa terbebani dengan biaya pengobatan putrinya yang sudah membumbung tinggi.
"Kami sudah berupaya berobat ke Puskesmas, RSUD Tangerang dan sekarang sudah tiga kali dibawa ke RSCM Jakarta," katanya, Kamis (18/3/2017).
Warga Kampung Lobang, RT 02/05, Desa Sukamurni, Kecamatan Balaraja tersebut menderita kelainan sejak lahir. Bola mata bayi tersebut tidak tampak karena tertutup kulit sementara, ia juga menderita bibir sumbing.
Tak hanya itu, Velly juga menderita hernia serta tak jelas jenis kelaminnya, karena pada bagian tubuh yang semestinya ada alat kelamin, kondisinya juga tertutup oleh kulit.
Kedua orang tua Velly sudah berupaya untuk mengobati penyakit yang diderita anaknya dengan berobat ke sejumlah rumah sakit di Tangerang. Namun sampai saat ini belum membuahkan hasil.
Nurjali ayah bayi tersebut kepada mengatakan, anaknya tersebut lahir dengan cara normal di bidan. Namun sejak lahir kondisinya memang sudah ada kelainan. Dengan profesi hanya sebagai buruh harian lepas, ia merasa terbebani dengan biaya pengobatan putrinya yang sudah membumbung tinggi.
"Kami sudah berupaya berobat ke Puskesmas, RSUD Tangerang dan sekarang sudah tiga kali dibawa ke RSCM Jakarta," katanya, Kamis (18/3/2017).
.gif)