Tangerang-Pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten,
Hudaya Latuconsina ikut meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah
(Pilkada) Kota Tangerang 2018. Hudaya yang kini menjabat Kepala Badan
Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten resmi mendaftar
di penjaringan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang yang
diadakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rabu (17/5/2017).
Hudaya melalui kuasa hukum, Budi Setiawan, mendaftar di Sekretariat
DPC PDIP Kota Tangerang, Ruko Metropolis Town Square (Metos) sekitar
pukul 13.00 WIB. Kedatangannya langsung diterima Ketua Tim Penjaringan,
Andri Permana. “Ya hari ini, saya resmi mewakili pak Hudaya mendaftar di
penjaringan PDIP. Insya Allah sebagai bakal calon wali kota,” kata Budi
kepada awak media seusai mengambil formulir. Ia menuturkan, Hudaya
menunjuk kuasa untuk mengambil formulir di PDIP, karena sedang bertugas.
Menurut di, kapasitas yang dimiliki Hudaya sudah cukup memimpin di Kota
Tangerang. “Saat ini, pak Hudaya sebagai kepala Bappeda, beliau juga
pernah menjabat kadisnaker, kadisdik, dan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati
Serang,” ujarnya.
Ia mengatakan, selama ini, Hudaya menilai perkembangan Kota Tangerang
sudah baik. Namun, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, khususnya
latar belakang kota sebagai kota industri. “Pak Hudaya serius ingin
mencalonkan, apalagi banyak dorongan dari masyarakat yang meminta
dirinya maju,” ucap Wakil Sekretaris Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia
(ICMI) Kota Tangerang tersebut.
Ajukan pensiun
Kepala Bappeda Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina menujukkan
keseriusannya dalam menghadapi Pilkada Kota Tangerang 2018, dengan
mengajukan pensiun. “Kalau izin ke gubernur untuk mengikuti penjaringan
ini saya kurang paham, yang pasti pak Hudaya sudah mengajukan pensiun,”
tuturnya.
Bahkan, menurut dia, pengajuan pensiun Hudaya sebenarnya sudah diajukan sejak tahun lalu, namun tertunda. Saat ini, surat permohonan pensiun kembali diajukan
Bahkan, menurut dia, pengajuan pensiun Hudaya sebenarnya sudah diajukan sejak tahun lalu, namun tertunda. Saat ini, surat permohonan pensiun kembali diajukan

.gif)