CILEGON – PT NS BlueScope Indonesia membangun kerjasama dengan PT
Krakatau Steel sebagai bentuk komitmen dalam membangun industri baja di
Indonesia.
Penandatanganan tersebut terkait penyediaan Cold Roller
Coil (CRC), dan sebagai peringatakn 23 tahun kerjasama PT Krakatau Steel
(Persero) Tbk dan PT NS BlueScope yang telah melakukan total pembelian
lebih dari dua juta ton CRC.
Preisden Direktur PT NS BlueScope Indonesia Simon Linge
menilai pertumbuhan yang signifikan terhadap permintaan baja di
Indonesia telah membuktikan bahwa industri baja memiliki peran penting
dalam perkembangan infrastruktur dalam negeri. Contohnya pada tahun
2016, permintaan terhadap baja lapis telah mencapai 1,3 juta ton dengan
peningkatan sebesar 5 persen setiap tahunnya.
“Situasi ini tentunya sangat menguntungkan bagi
perkembangan seluruh rangai nilai industri baja lokal. Maka kami telah
menggunakan pasokan bahan baku terbaik dari PT Krakatai Steel (Persero)
Tbk untuk memproduksi produk baja lapis yang berkualitas,” kata Simon
dalam sambutannya di PT NS BlueScope Indonesia, Rabu (24/5).
Lanjut Simon, saat ini PT NS BlueScope Indonesia
memiliki kapasitas produksi sebanyak 250 ribu ton per tahun dan
mayoritas bahan bakunya disediakan oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
“Melalui nota kesepahaman ini artinya, PT Krakatau Steel
(Persero) Tbk merupakan pemasik CRC terbesar untuk BlueScope. Krakatau
Steel akan menyediakn CRC dengan ketebalan 0,20-10 mm dan panjang
762-1.219 mm,” ujarnya.
Presiden Direktur PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Mas
Wigrantoro Roes Setiyadi menambahkan, sejak tajun 1994 pihaknya telah
bekerjasama dengan PT NS BlueScope Indonesia dan diharapkan dengan
adanya penandatanganan nota kesepahaman tersebut dapat membangun
infrastruktur secara Nasional dengen menggunakam CRC yang berkualitas.

.gif)