< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kanal di Kawasan Banten Lama Akan Kembali Diaktifkan

Rabu, 12 Juli 2017 | Rabu, Juli 12, 2017 WIB | Last Updated 2017-07-12T13:31:22Z
Gubernur Banten Wahidin Halim
 SERANG – Kanal dan sungai yang ada di sekitar kawasan wisata religi dan cagar budaya Banten Lama akan kembali diaktifkan. Pengaktifan kanal dan sungai tersebut seiring akan dilakukannya penataan kawasan bersejarah tersebut oleh Pemprov Banten bersama Pemkot Serang dan Pemkab Kabupaten Serang.
“Semua akan kita hidupkan kembali, kanal, sungai, kita kembalikan sebagaimana fungsi-fungsi yang lama,” ujar Gubernur Banten Wahidin Halim usai rapat pembahasan penataan Banten Lama bersama Pemkot Serang di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Rabu (12/7).
Soal penertiban bangunan yang ada di sekitar kanal dan sungai tersebut akan dibahas oleh tim teknis yang terdiri dari Pemprov Banten, Pemkot Serang, dan Pemkab Serang. “Kita tertibkan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, terkait penertiban bangunan dan rumah penduduk, Walikota Serang Tb Haerul Jaman mengungkapkan, hal tersebut perlu kajian dan pertimbangan serius.
“Kita lihat dulu seperti apa, kalau ada warga yang tinggal di lahan pemerintah kita pun nanti bicarakan pembenahannya, jangan sampai ada yang tersakiti, kita cari solusi yang terbaik,” ujar Jaman.
Hal tersebut, sambung Jaman, senada dengan instruksi Gubernur Banten Wahidin Halim dalam rapat yang berlangsung dari jam sembilan pagi sampai 12 siang tersebut.
Mewakili Kenadziran Banten, Abas Wase mengungkapkan, penertiban bangunan atau rumah penduduk sebaiknya dilakukan di area depan kawasan masjid dan ziarah Banten Lama saja.  Sedangkah yang berada di belakang Masjid Agung cukup ditata.
“Dibersihkan, lalu masyarakat cukup diarahkan agar menjaga kebersihan itu, dan pengunjung pun diharapkan untuk juga ikut menjaga kebersihan,” kata Abas.
Sedangkan bangunan yang ada di sekitar kanal dan sungai, menurutnya harus diteritbkan dan dipindahkan karena bangunan tersebut merupakan bangunan liar. “Itu kan bukan tanah mereka, dan masyarakat pun bersedia,” ujarnya.
Masih menurut Abas Wase, para pedagang kaki lima pun telah bersedia untuk dipindahkan ke area lain yang tidak terlalu jauh dengan kawasan Banten
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update