< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

60 SDN Terapkan Kurikulum 2013

Minggu, 19 November 2017 | Minggu, November 19, 2017 WIB | Last Updated 2017-11-19T09:28:41Z


LEBAK, (KB).- Sebanyak 60 sekolah dasar negeri (SDN) di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, telah menerapkan Kurikulum 2013 (K13) guna meningkatkan kualitas pendidikan yang berkarakter. “Kami mengapresiasi penerapan K13. Tidak ada masalah dan para tenaga pendidik sudah memahami kurikulum itu.
Pada K13 guru sebagai inspirator dan fasilitator yang mengarahkan kepada peserta didik dengan didukung terpenuhi buku guru dan buku siswa sebagai pedoman pembelajaran,” kata Kepala Unit Teknis Pendidikan (UPT) Rangkasbitung Rusli Jumat (17/11/2017). Dia menjelaskan, penerapan K13 itu tentu berbeda dengan pola metodik sebelumnya.Keunggulan K13 tersebut kini guru dan murid dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM) lebih kreatif dan inovatif.
”Pada K13, guru sudah tidak menjadikan siswa sebagai objek. Namun dituntut lebih kreatif dan inovatif dalam penerima pembelajaran. Sedangkan para siswa belajar tidak dibatasi di ruang kelas saja, tetapi diperbolehkan belajar di luar ruang agar mampu menganalisa hingga menyimpulkan suatu pengetahuan. Para siswa juga bisa belajar melalui literasi melalui buku pengetahuan juga penggunaan jaringan teknologi internet,” ucapnya.
Menurutnya, pada dasarnya K13 itu siswa belajar seluas-luasnya untuk menggali ilmu pengetahuan tanpa terikat pembelajaran di sekolah. Bahkan, penerapan K13 itu bisa menguatkan karakter cinta tanah air juga menjadikan sikap religius.
Sementara itu pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak H. Sugiono mengatakan, penerapan K13 yang diberlakukan sejak Juli 2018 hingga kini berjalan lancar. Bahkan, pihaknya hingga kini belum menemukan laporan adanya hambatan dan kendala penerapan K13 di sekolah dasar wilayah Kecamatan Rangkasbitung. Namun, pihaknya menyimpulkan guru yang sudah memahami K13 di wilayah Rangkasbitung sekitar 40 persen.
”Kami menjalin kerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Banten.Kerja sama itu di antaranya untuk meningkatkan pemahaman guru agar menguasai penerapan K13 tersebut. Kami juga terus menyelenggarakan sosialisasi, pelatihan, bintek, workshop dan sebagainya untuk penguatan pemahaman K13. Kami berharap tahun depan seluruh guru mampu menguasai penerapan K13 itu,” tutur Sugiono.
Sugiono mengatakan, pada K13 guru juga dituntut banyak belajar untuk meningkatkan kompetensi keterampilan agar menguasai media pembelajaran yang disesuaikan dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi. Selain itu juga guru wajib memiliki sertifikasi kompetensi sehingga bisa mengembangkan diri sendiri dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan keterampilan.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update