< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Cegah Banjir, PUPR Kebut Perbaikan Drainase di Istana Presiden

Rabu, 27 Desember 2017 | Rabu, Desember 27, 2017 WIB | Last Updated 2017-12-27T05:02:24Z

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono
JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengebut penyelesaian rehabilitasi drainase atau saluran air di Komplek Istana Presiden Jakarta. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kembali terjadinya banjir di lokasi tersebut.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, nantinya air hujan yang jatuh di Komplek Istana tidak akan langsung dibuang ke Sungai Ciliwung Lama yang berada di sampingnya. Akan tetapi ditampung di dua penampungan (modular tank) dengan kapasitas 57 meter kubik dan 292 meter kubik.
Pada saat debit sungai kembali normal, air akan dibuang ke sungai atau dimanfaatkan lagi untuk keperluan lain, misalnya menyiram kebun Istana Kepresidenan.
"Mudah-mudahan setelah pekerjaan drainase ini selesai, kawasan Istana Jakarta terbebas dari banjir," kata Basuki dalam keterangan resminya dikutip dari laman Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (27/12/2017).
Lebih jauh dia menjelaskan, rehabilitasi saluran air atau drainase dilakukan dengan perbaikan saluran utama menggunakan box culvert sepanjang 1.535 meter, pemasangan U Ditch sepanjang 2.172 meter.
Selain itu, pembuatan area pemanen hujan (rain harvesting), serta pengadaan pompa dengan kemampuan total 750 liter per detik. Pekerjaan rehabilitasi dibagi dua, yakni wilayah Barat dan wilayah Timur.
Untuk wilayah Barat, Basuki menambahkan, dimulai dari gedung ex Binagraha, kantor Kepala Sekretariatan Presiden, depan Istana Negara, sampai dengan masjid. “Semua pemasangan drainase sudah selesai dan akan dilakukan pengaspalan," tuturnya.
Sementara untuk wilayah Timur, drainase mulai dari biro umum, kantor Presiden, sampai Istana Merdeka, sebagian besar sudah terpasang. Dari rencana pemasangan 62 titik manhole, tinggal 10 titik dalam dalam pengerjaan.
“Mudah-mudahan dalam dua atau tiga hari bisa selesai, dan setelah itu dilakukan pengaspalan," ujar Basuki.
Dia menargetkan, rehabilitasi drainase di Komplek Istana Negara selesai pada 31 Desember 2017 dan dilanjutkan dengan masa pemeliharaan. Penyelesaian dikebut lantaran Presiden Jokowi dijadwalkan akan menerima tamu negara pada 11 Januari 2018.
“Harus tuntas sebelum tanggal tersebut karena akan ada banyak tamu negara yang datang. Kami akan pastikan jalan di sekitar Istana Merdeka juga akan mulus kembali," tegas Basuki.
Dalam mengerjakan proyek rehabilitasi drainase di Istana Merdeka, Basuki mengaku tidak ada teknologi khusus yang digunakan. Hanya saja, pekerjaan harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu kegiatan di Istana, bahkan baru bisa dilakukan setelah Presiden Jokowi pulang.
Selain itu, banyaknya tamu negara yang datang ke Istana membuat pekerjaan proyek tidak bisa dilakukan selama 24 jam. "Tapi sekarang sejak Presiden Jokowi berkantor sebulan di Istana Bogor, pekerjaan dilakukan 24 jam. Kabel utilitas yang berada di dalam tanah ditata lagi,” ucapnya.
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Sri Hartoyo mengatakan, sampai dengan minggu ke-24 atau 18 Desember-25 Desember 2017, kemajuan pekerjaan rehabilitasi drainase sudah mencapai 93 persen.
“Untuk mengantisipasi lapangan yang becek, kami akan menyediakan mobil semprot air untuk membersihkan lumpur atau tanah yang berceceran, sehingga tetap terlihat bersih. Beberapa gundukan tanah di seksi Timur juga akan segera diangkut dan dibersihkan besok (hari ini)," terangnya.
Sebagai kontraktor adalah PT Brantas Abripraya (Persero) dengan nilai kontrak Rp 39 miliar dan PT Balqis Mandiri Konsultan, sebagai konsultan pengawas pekerjaan perbaikan drainase di Istana Presiden dengan nilai kontrak Rp 855 juta.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update