< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

MUI Kota Tangerang Serukan Khutbah Jumat Larangan LGBT

Minggu, 21 Januari 2018 | Minggu, Januari 21, 2018 WIB | Last Updated 2018-01-21T13:54:26Z

TANGERANG -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Kyai Edi Junaidi Nawawi mengatakan, akan memberikan seruan khutbah Jumat terkait haramnya Hal tersebut, kata dia, perlu dilakukan mengingat bahaya LGBT semakin hari semakin terlihat di beberapa daerah di Indonesia.
"Kami akan buat juga khutbah yang membahas LGBT," ujar dia padadi Tangerang, Ahad (21/1).
Melalui Khutbah Jumat, Kyai Edi berharap akan ada ratusan ribu orang yang mendengar terkait bahaya laten LGBT tersebut. Untuk itu, dia mengatakan akan memberikan tugas kepada wakil ketua MUI Kota Tangerang untuk membuat format Khutbah Jumat dengan larangan LGBT tersebut.
"Kami akan terus memperingatkan masyarakat dengan yang kami bisa, melalui khutbah, melalui rekomendasi, koordinasi dengan ormas-ormas lain," jelas dia.
Kyai Edi menegaskan, kejadian pengakuan LGBT dan prostitusi di beberapa wilayah yang ada di media tidak harus terjadi di Tangerang. Sebab, kata dia, jika memang benar ada pengakuan demikian, berarti masyarakat sekitar prostitusi dan LGBT sudah menilai LGBT adalah hal yang lumrah.
"Jangan sampai ada cerita seperti di Depok itu ya. Artinya seolah-olah didiamkan saja oleh masyarakat, rasanya sudah sesuatu yang lumrah. Nah, di Tangerang jangan sampai ada sikap yang seperti itu," kata dia.
Untuk mendalami masalah LGBT tersebut, Kyai Edi mengatakan akan mengumpulkan kembali Ormas-Ormas yang ada di Tangerang dan beberapa pengurus harian MUI Kota Tangerang. MUI akan mengutus anggotanya untuk berkoordinasi dengan MUI tingkat kecamatan untuk mendeteksi masalah LGBT.
"Apakah di kecamatan yang mana terdengar urusan seperti itu. Supaya nanti dilaporkan ke kota, nanti kita rembukan bagaimana pemecahannya. Jadi sudah kita utus ke kecamatan untuk bicara ke ketua-ketua kecamatan, juga ketemu dengan Camat. Konsultasi ke ormas, struktural MUI dan Kepala Kecamatan," ujar dia mengkahiri.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update