< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Frekuensi Khusus untuk Internet 4G Pedesaan

Minggu, 03 Juni 2018 | Minggu, Juni 03, 2018 WIB | Last Updated 2018-06-02T17:06:32Z
 Frekuensi Khusus untuk Internet 4G Pedesaan
JAKARTA-Salah satu keunggulan frekuensi rendah adalah memiliki jangkauan yang luas dengan kekurangan pada kapasitas jaringan. Frekuensi ini cocok untuk melayani wilayah pedesaan dengan penduduk jarang. PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) dengan nama produk Net1 merupakan salah satu operator jarinagn 4G LTE yang saat ini menggunakan frekuensi 450 Mhz.
Dengan frekuensi rendah ini Net1 melayani pelosok pedesaan dan kabupaten/kota di wilayah pelosok. “Layanan frekuensi 450MHz berbasis 4G LTE Net1 bisa sejauh 50-60 Km setiap base transceiver station (BTS), bahkan bisa sampai 100 Km sehingga cocok diaplikasikan di negera kepulauan seperti Indonesia yang memiliki 16.056 pulau.
Dari sisi investasi infrastruktur untuk membangun sitetentu jauh lebih hemat,” kata CEO Net1 Indonesia Larry Ridwan di Jakarta, Kamis (24/5). Menurut data dari Kominfo, sudah sekitar 73 persen desa yang sudah memiliki koneksi internet berbasis teknologi 3G, dan jaringan 4G LTE, baru mencakup 55 persen saja. Pada tahun 2019 mendatang, pemerintah berharap dapat mengkoneksikan lebih dari 83.000 desa yang ada dengan internet berbasis 3G. Target lain pemerintah tahun 2019 total 514 Kabupaten/ Kota sudah terjangkau oleh jaringan 4G LTE.
“Dari jumlah tersebut, saat ini baru 64 persen saja yang telah terpenuhi dengan akses 4G LTE,” ujar Larry. Lisensi frekuensi 450 Mhz yang dipakai Net1 memiliki karakter daerah rural, yang memiliki wilayah luas dengan kepadatan rendah. Karakter frekuensi rendah ini memang tidak untuk mengejar kecepatan akses, melainkan untuk mengejar jangkauan sinyal yang jauh,” ungkap Larry.
Net1 dapat melayani pasar yang secara geografis sulit dijangkau dan secara ekonomis sangat mahal untuk dilakukan oleh operator lain. Operator 450 Mhz di negara lain kebanyakan memang beroperasi di daerah terpencil, pedesaan, dan suburban dengan pasar yang sangat tersegmentasi, misalnya sektor pertambangan, perkebunan, perikanan, machine to machine (M2M), dan lainnya.
Menurut Larry, tantangan terbesar dalam menggelar jaringan internet di daerah pedesaan (rural) adalah kondisi medan yang sangat variatif, mulai dari pegunungan hingga daerah pantai, serta populasi penduduk yang tersebar. Kondisi pedesaan yang terpencil memerlukan investasi besar agar operator dapat menggelar jaringan internet yang dapat menjangkau populasi yang tersebar tersebut.
“Apabila dilihat dari sisi bisnis tentu kurang menguntungkan apabila membangun infrastruktur di wilayah rural yang berpenduduk jarang,” kata Larry. Mesk kurang menguntungkan tapi tidak mematahkan semangat Net1 tetap memberikan layanan di pedesaan karena frekuensi 450 Mhz cukup murah dari sisi investasi infrasruktur.
Sejauh ini, Net1 sudah menggelar layanan 4G LTE di 19 provinsi, dengan 306 Kabupaten/Kota dengan jumlah desa mencapai 25.279, dan populasi 126.299.415 jiwa. Wilayah operasi Net1 melipui Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Palembang, Baturaja, Lahat, Lubuk Linggau, Bali, Lombok, Jawa Timur dan Jawa Tengah hingga akhir tahun lalu.
Sampai pertengan 2017, jumlah pelanggan STI mencapai 39.000 sambungan. Larry mengkalim sejumlah Pemerintah Daerah mulai dari tingkat Kota, Kabupaten, hingga Provinsi di Indonesia juga telah bekerjama untuk menyediakan akses internet broadband bagi masyarakat, khususnya daerah suburban dan pelosok.
Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Teluk Bintuni, dan Kabupaten Kaimana telah meneken Memorandum of Understanding (MoU) untuk bersama-sama dengan Net1 membangun infrastruktur komunikasi berbasis 4G LTE di Indonesia.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update