< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Bak Tikus Mati Di Lumbung Padi

Rabu, 04 Juli 2018 | Rabu, Juli 04, 2018 WIB | Last Updated 2018-07-03T19:51:10Z

Pepatah ini mungkin pernah anda ucapkan, atau paling kurang anda dengarkan. Sobat, andai tikus bisa bercerita atau minimal menuliskan perasaannya, kira-kira apa dan bagaimana perasaannya di saat menghadapi ajal di lumbung padi, yang penuh dengan “sumber penghidupan” baginya?
Namun sayangnya tikus tidak dapat bercerita atau menuliskan pengalamannya. Karena itu izinkan saya bertanya kepada anda, andai anda yang mengalami hal tersebut. Ajal menjemput di tempat yang selama ini anda duga menjadi “sumber penghidupan”. Kira kira apa dan bagaimana perasaan anda? Pesan atau wasiat apa yang hendak anda sampaikan kepada orang di sekitar anda?

Sobat,ketahuilah bahwa dunia beserta isinya inilah tak ubahnya bak lumbung padi itu. Dunia tempat anda hidup ini, barang kali telah mencuri simpati anda, sehingga anda terperdaya. Anda bejuang, banting tulang, peras keringat, pergi pagi pulang petang, semua itu demi meluaskan “lumbung padi” anda. Namun toh demikian, cepat atau lambat, ajal pasti menjemput anda, walaupun anda sedang menimmati kekayaan dunia yang anda kumpulkan.
Bisa jadi ajal menjemput anda di saat anda menyantap makanan lezat atau meneguk minuman segar nan bergizi atau minuman suplemen , atau bisa pula ketika anda sedang asyik bercumbu rayu dengan bidadari pujaan hati anda. Bila ajal benar benar telah menjemput maka semua kilau dan gemerlap dunia kan sirna. Di depan mata anda hanya terbentang dua jalan; jalan ke surga dan jalan ke neraka.
أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
Kalian semua telah dilalaikan oleh perlombaan memperbanyak harta kekayaan
حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
Hingga tiba saatnya nanti ketika kalian masuk ke dalam kuburan (QS. At Takatsur 1-2)
Sobat! Silahkan anda memilih, akankah suatu saat nanti anda meninggal dengan mengenaskan karena ternyata kekayaan dunia yang anda puja tidak dapat melindungi anda. Ataukah anda memilih untuk menghadapi kematian dngan senyuman bahagia yang terkulum di bibir, karena anda mendapat kabar gembira bahwa anda segera memulai perjalanan abadi di alam surga.
يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
Wahai jiwa yang damai (muhtmainnah)
ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً
Kembalilah engkau kepada Tuhanmu dalam keadaan ridha dan diridhai
فَادْخُلِي فِي عِبَادِي
Masuklah engkau ke dalam barisan hamba-hamba-Ku
وَادْخُلِي جَنَّتِي
Dan silahkan engkau masuk ke dalam surga-Ku (QS. Al Fajr 27-30)
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk golongan yang mendapatkan kabar gembira ini ketika ajal menjemput kami. Amiin.
Penulis: Ustadz Muctar Anam Efendi
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update