< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Korban Tewas Gelombang Tinggi di Anyer dan Lampung Bertambah

Minggu, 23 Desember 2018 | Minggu, Desember 23, 2018 WIB | Last Updated 2018-12-22T23:42:16Z
 
Kepala Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho
Jakarta- Indonesia -- Jumlah korban tewas akibat gelombang tinggi yang menerjang kawasan pantai anyar , Banten, dan Lampung bertambah menjadi tiga orang. Gelombang pasang air laut itu terjadi pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Data sementara dampak gelombang pasang yang dihimbun BPBD pada 23/12/2018 pukul 00.30 WIB, terdapat 3 orang meninggal dunia dan 21 orang luka-luka di Kabupaten Pandeglang dan Lampung Selatan," kata Kepala pusat data informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Minggu (23/12).

Ketiga orang tewas itu tercatat merupakan warga Lampung. Sementara 21 korban luka, terdiri dari 11 warga Lampung dan 10 warga Pandeglang.


"Pendataan masih dilakukan. Kondisi malam dan gelap menyebabkan belum semua dampak kerusakan diselesaikan," ucapnya.

Penanganan darurat dampak gelombang tinggi yang menerjang pantai Anyer di Kabupaten Pandeglang dan Lampung Selatan ini terus dilakukan. Kejadian gelombang tinggi yang menerjang permukiman dan hotel di pantai berlangsung secara tiba-tiba sehingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan.

Sutopo mengatakan BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan. Bantuan disalurkan kepada masyarakat.

"Kondisi pasang laut yang menerjang pantai sebagian sudah surut. Genangan dan material sampah masih banyak di permukiman," ucap Sutopo.
Fenomena gelombang pasang ini bukan disebabkan oleh gempa bumi yang memicu tsunami atau akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Tetapi lebih disebabkan oleh dinamika laut dan pengaruh bulan purnama.

Masyarakat dihimbau tetap tenang, karena tidak ada tsunami di sekitar selat Sunda. Kata Sutopo, Tsunami terjadi karena disebabkan beberapa hal, yakni gempa yang umumnya lebih dari 7 SR, pusat gempa di laut dengan kedalaman kurang dari 20 km dan di zona subduksi, longsor bawah laut, erupsi gunung api, dan jatuhnya meteor di laut.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update