< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Masih Banyak Persoalan, Pembangunan Kabupaten Serang Terkendala Anggaran

Selasa, 08 Oktober 2019 | Selasa, Oktober 08, 2019 WIB | Last Updated 2019-10-08T10:27:38Z

SERANG-Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan bahwa, di usianya yang ke 493 Tahun atau hampir 5 abad, Kabupaten Serang masih menyimpan persoalan dan permasalahan. Hal tersebut di karenakan terkendala dengan anggaran, sehingga membuat persoalan seperti pembangunan infrastruktur menjadi terhambat.
Selain pembangunan, persoalan lainnya yang menjadi masalah adalah pengangguran di Kabupaten Serang kian meningkat, terhitung sejak Tahun 2018 yang lalu, jumlah pengangguaran meningkat hingga 12,78 persen.
Jika di kerucutkan, kata dia, persoalan-persolan lainnya seperti Kesehatan, Pendidikan, Kemiskinan, Sosial, juga menjadi momo yang harus di tuntaskan oleh Pemerintah Kabupaten Serang.Untuk itu, lanjut Tatu, Pemkab Serang meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk turut andil dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Serang dari sisi anggaran.
“Soal dompet ini masalah Kabupaten Serang harus di latih. Terhambatnya di kabupaten Serang ini karena anggaran,” ucap Tatu kepada wartawan saat di wawancara di Pendopo Bupati Serang, Selasa (8/10/2019).
Selain itu, dikatakan Tatu, untuk menuntaskan persoalan pengangguran di Kabupaten Serang yang saat ini kian meningkat, Pemkab Serang akan mendorong kepada lulusan sarjana maupun lulusan SMK harus memiliki skill dan membuka lapangan kerja sendiri.
“Harus punya skill, maupun itu berbentuk UMKM, membuka lapangan kerja sendiri, maupun mereka itu mau masuk ke industri harus punya keahlian,” katanya.
Sebetulnya, menurut Tatu, persoalan pengangguran juga harus di bicarakan dengan kalangan akademisi misalnya perguruan tinggi, Sekolah Menegah Kejuruan (SMK). Supaya, kata Tatu, para lulusan sarjana maupun lulusan SMK memiliki skill tidak hanya sekedar lulus.
“Kalau hanya sekedar lulus, nanti susah lagi cari pekerjaan, jadi bertambah lagi pengangguran, persoalan yang menjadi momo di Kabupaten serang hanya ini,” katanya.
Tatu mengklain bahwa, persoalan lain di Kabupaten Serang sudah membaik. Namun samgat di sanyangkan, Tatu sendiri tidak menyebutkan persoalan apa yang sudah menjadi baik di Kabupaten Serang.
“Persoalan yang lainnya alhamdulillah progresnya sudah cuku baik,” tandasnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update