< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Tingkatkan Pelayanan, Jam Operasional Puskesmas di Kota Serang Ditambah

Jumat, 04 Oktober 2019 | Jumat, Oktober 04, 2019 WIB | Last Updated 2019-10-04T09:19:48Z


SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menerapkan pelayanan puskesmas selama 24 jam, untuk meningkatkan pelayanan salah satunya persalinan. Hal tersebut, dalam menekan angka kematian ibu dan anak.
Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, bagi keluarga tidak mampu, pelayanan persalinan sudah dibuka selama 24 jam serta tidak dibebankan biaya atau gratis. Bahkan, anak yang baru lahir akan langsung dibuatkan akta kelahiran secara gratis oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
“Persalinan 24 jam ini di puskesmas kota terima, kemudian setelah itu anaknya nanti diberikan akta kelahiran juga gratis, langsung insyaallah,” katanya pada peluncuran kartu Indonesia sehat (KIS), deklarasi pelayanan puskesmas 24 jam dan penandatanganan MoU antara Dinas Kesehatan dan Disdukcapil Kota Serang di Puskesmas Kilasah, Kasemen, Kota Serang, Rabu (2/10/2019).
Kemudian, pemkot juga akan membagikan KIS kepada 42.000 warga kurang mampu di Kota Serang. Saat ini, sudah 95 persen masyarakat tercover, baik secara mandiri maupun penerima bantuan iuran (PBI).
“Kalau tidak memiliki KIS (persalinan gratis) itu syaratnya diberikan keterangan oleh RT atau RW dengan diketahui lurah atau SKTM,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Ikbal menuturkan, saat ini Kota Serang memiliki 16 puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan. Saat ini sebanyak 10 puskesmas yang akan buka pelayanan selama 24 jam. Sementara, sisanya sudah lebih dulu memiliki layanan rawat inap.
“Jadi, kami ada 16, jadi yang 6 itu sudah ada rawat inap, yang 10 belum, mulai hari ini (kemarin) kami akan semua,” ucapnya.
Terkait angka kematian ibu dan anak di Kota Serang, tutur dia, saat ini sudah mengalami penurunan cukup signifikan. Bahkan, hingga tiga kali lipat dari 2018 yang tercatat 24 kasus meninggal dan tahun ini hanya tercatat 7 kasus.
“Dibandingkan tahun kemarin itu 24 sampai Desember 2018 sekarang kan hampir setengahnya, mudah-mudahan dengan adanya begini kami akan turunkan lagi,” katanya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update