< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Sekda Banten Lepas Kontingen Pospenas dan Pemilihan Duta Qasidah

Sabtu, 23 November 2019 | Sabtu, November 23, 2019 WIB | Last Updated 2019-11-23T09:21:47Z
 
Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten H. A. Bazari Syam berfoto bersama .... saat melepas Kontingen Pekan Olah raga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional VIII di Jawa Barat dan Festival Qasidah Tingkat Nasional di Maluku Tahun 2019 di Aula Setda Provinsi Banten, Jumat (22/11/2019).*
SERANG, (KB).- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten H. A. Bazari Syam menghadiri kegiatan pelepasan kontingen Provinsi Banten yang akan berlaga pada event Pekan Olah raga dan Seni Santri Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) VIII yang akan diselenggarakan di Bandung 25-30 November dan event Pemilihan Duta Qasidah Tingkat Nasional XXIV Tahun 2019 yang akan diselenggarakan 25-29 November di Kota Ambon Maluku.
Kontingen Pospenas dan Lasqi (Lembaga Seni dan Qasidah) Provinsi Banten secara resmi dilepas Sekda Banten Al Muktabar, bertempat di Aula Setda Provinsi Banten, Jumat (22/11/2019).
Al Muktabar yang menyampaikan sambutan Gubernur Banten yang mengatakan Pospenas adalah wahana untuk mewujudkan jati diri pondok pesantren yang sebenarnya, yakni berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) sambil mengharap ridha Allah SWT.
“Filosofi inilah yang mendorong santri berupaya untuk berprestasi dan berkreasi dalam olah raga dan seni dalam rangka turut mengharumkan nama bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, termasuk mengharumkan daerah masing-masing yakni Banten yang kita cintai,” kata Al Muktabar.
Dalam kesempatan tersebut, Al Muktabar menyampaikan arahan Gubernur Banten Wahidin Halim untuk kontingen Banten antara lain berpesan agar senantiasa menjaga nama baik selama menjalankan tugas selaku anggota kontingen wajib untuk menjaga sikap maupun prilaku yang baik sebagaimana jati diri saudara-saudari sebagai atlet/seniman, sebagai santri, dan sebagian saudara-saudari adalah ASN.
“Hormati dan hargai peserta kontingen lain dan jalin hubungan silaturahmi, sehingga terbangun ukhuwah antara sesama peserta dari daerah lain,” katanya.
Hal lain yakni kontingen Banten agar melaksanakan amanah atau tugas yang diemban dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, kepercayaan yang telah diberikan.
“Ini merupakan wujud penghargaan masyarakat Banten, atas kemampuan yang saudara-saudari miliki. Berikan yang terbaik, raih prestasi tertinggimu, namun demikian, tetaplah jadikan jiwa sportivitas sebagai landasan bagi saudara-saudari dalam melaksanakan setiap event yang diikuti,” katanya.
Perlu dipahami, kata Al Muktabar, penting untuk berprestasi. Akan tetapi, lebih penting lagi apabila setiap event yang dijalani, dilaksanakan dengan memegang teguh prinsip-prinsip sportivitas yang senantiasa mengedepankan kesetiakawanan, kejujuran dan kredibilitas atau kemampuan sebagai peserta. Sehingga dengan demikian, setiap konsekuensi dari sebuah ajang perlombaan, baik kemenangan ataupun kekalahan, diperoleh dengan penuh kehormatan.
“Kemudian tidak salah dan tidak berlebihan kiranya, kalau kita mengatakan bahwa Banten sebagai daerah religius dan pusat peradaban Islam dengan segala potensinya mendukung perwujudan kehidupan sosial keagamaan yang mencerminkan moto iman takwa dan visi akhlakul karimah. Akan tetap mempertahankan gelar juara umum Pospenas yang pernah kita raih pada gelaran Pospenas VII tahun 2016 di Serang Provinsi Banten,” katanya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update