< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

WHO Minta Semua Negara Berbagi Data Wabah Korona

Kamis, 06 Februari 2020 | Kamis, Februari 06, 2020 WIB | Last Updated 2020-02-06T09:13:11Z

JENEWA – Kepala Organ­isasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak seluruh menteri kesehatan agar segera berbagi data virus korona. WHO juga akan mengutus tim para ahli untuk berkoordinasi dengan mitranya di Tiongkok.
“WHO mengirim masker, sarung tangan, respirator, dan hampir 18 ribu baju iso­lasi dari gudangnya ke pu­luhan negara yang membu­tuhkan bantuan,” kata Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, kepada Dewan Eksekutif di Jenewa, Swiss, Selasa (4/2).
Lebih dari 20 negara telah mengonfirmasi kasus 2019-nCoV sehingga mendorong WHO untuk mengumumkan darurat kesehatan global. Beberapa pemerintah juga melembagakan pembatasan perjalanan dan maskapai penerbangan menangguhkan penerbangan ke dan dari Tiongkok.
Menurut Tedros, pember­lakuan kebijakan itu harus singkat durasinya, ditinjau se­cara rutin, dan sebanding dengan risiko kesehatan ma­syarakat. “Pembatasan seperti itu dapat berdampak pada meningkatnya kekhawatiran dan stigma yang tak terlalu bermanfaat bagi kesehatan masyarakat,” katanya.
Duta Besar Tiongkok un­tuk PBB di Jenewa, Chen Xu, mengatakan kepada Dewan Eksekutif WHO bahwa beberapa pembatasan akan bertentangan dengan imbauan badan PBB.
Ia pun mengutip larangan masuk warga asing yang telah mengunjungi Tiong­kok dalam 14 hari terakhir, penundaan penerbitan visa, dan pembatalan penerbangan.
“Jangan terlalu berlebihan,” kata Chen.
“Anda seharusnya mengi­kuti saran WHO dan mena­han pembatasan terhadap perjalanan atau perdagangan internasional, menghindari tindakan diskriminatif, dan stigmatisasi.”
“Ini masih dan menjadi darurat bagi Tiongkok,” kata Tedros, mencatat bahwa 99 persen kasus virus korona berada di Tiongkok dan 97 persen kematian terjadi di Provinsi Hubei, terutama di pusat Kota Wuhan.
Negara Kaya
WHO mengatakan wabah itu belum merupakan pande­mi. Tedros menuduh negara-negara kaya gagal dalam tugas mereka dalam berbagi data. “Dari 176 kasus yang dilapor­kan di luar Tiongkok, WHO telah menerima formulir lapo­ran kasus lengkap hanya 38 persen,” katanya.
Pernyataan WHO datang ketika Singapura, Malaysia, dan Thailand melaporkan infeksi baru yang tidak berasal dari Tiongkok.
Kemudian pada Rabu (5/2), pihak berwenang Je­pang mengatakan setidaknya 10 penumpang di kapal pesiar membawa 3.711 orang memi­liki virus.
Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato, mengatakan bahwa spesimen dikumpul­kan dari 273 orang di atas ka­pal Diamond Princess, yang tiba di Teluk Yokohama pada Senin. Sejauh ini, hasil dari 31 tes tersedia, dengan 10 dinyatakan positif.
Sementara itu, Hong Kong melaporkan kematian akibat virus korona pertama pada Selasa, kasus kedua di luar daratan Tiongkok dari wabah yang menyebabkan lebih dari 400 orang meninggal dan mengancam ekonomi global.
“Hingga kini, 27 kasus pe­nyebaran virus ke sesama ma­nusia telah dicatatkan di sem­bilan negara di luar Tiongkok,” demikian pejabat WHO.
Makau, pusat perjudian semi-otonom Tiongkok yang populer di kalangan pengun­jung daratan, menutup semua kasino selama setidaknya dua minggu.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update