< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Polsek Panongan Evakuasi Ribuan Karyawan Terjebak Banjir di Kawasan Millenium

Selasa, 17 Maret 2020 | Selasa, Maret 17, 2020 WIB | Last Updated 2020-03-17T14:55:47Z

Polsek Panongan Evakuasi Ribuan Karyawan Terjebak Banjir di Kawasan Millenium.
TANGERANG KAB-Anggota Polisi Sektor (Polsek) Panongan mengevakuasi ribuan buruh pabrik di kawasan Milenium, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, yang terjebak banjir, Selasa (17/3/2020). Banjir yang berasal dari luapan Sungai Cimaceuri tersebut merendam ratusan pabrik dan gudang hingga kedalaman satu meter.
Kendati demikian, polisi menyebut masih ada 2.000 buruh yang masih terjebak banjir dan bertahan di dalam pabrik mereka masing-masing.
Kapolsek Panongan, AKP Nana Supriatna menjelaskan, sampai saat ini pihaknya masih berupaya mengevakuasi buruh yang terjebak dengan peralatan seadannya termasuk menggunakan truk bak terbuka.
“Jumlah karyawan di dalam yang belum kita evakuasi masih sekitsr 2.000 orang sehingga kami akan berputar terus melakukan evakuasi ke dalam,” jelasnya, Selasa (17/3/2020).
Nana mengatakan, banjir yang merendam kawasan tersebut terjadi sejak pagi hari, namun ketinggian air terbilang rendah hingga pada pukul 12.00 WIB air semakin tinggi dan mencapai 30 sentimeter. Untuk saat ini mereka yang masih terjebak karena air sudah mencapai satu meter.
“Sekarang kurang lebih satu meter dan haurs dievakuasi, debit air Sungai Cimanceuri meningkat sehingga kalinya meluap ke kawasan. Untuk itu kami bersama anggota melakukan evakuasi kepada karyawan khususnya dibagian belakang yang sampai saat ini tidak bisa keluar dari kawasan,” ujarnya.
Sementara itu salah satu burub yang berhasil dievakuasi, Dias Maulida mengaku, air mulai mulai berada di ketinggian satu meter sejak sore tadi. Ia bersama rekan-rekannya tidak dapat berbuat banyak dan menunggu pertolongan.
“Banjirnya masuk ke pabrik, ada 100 orang yang masih di dalam pabrik yang belum dievakuasi,” ucap Dias.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update