< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Baznas Kabupaten Lebak siap bagikan 3.500 paket sembako

Selasa, 28 April 2020 | Selasa, April 28, 2020 WIB | Last Updated 2020-04-27T19:15:41Z

"Kami menargetkan dalam waktu dekat ini sudah bisa dibagikan kepada masyarakat," kata Ketua Baznas Kabupaten Lebak KH Pupu Mahpudin saat menyalurkan bahan pokok kepada warga Rangkasbitung yang kesulitan ekonomi akibat sakit stroke di Lebak, Senin.
Lebak - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak, Banten, siap membagikan 3.500 paket sembilan bahan pokok untuk masyarakat yang terdampak pandemi wabah COVID-19.

"Kami menargetkan dalam waktu dekat ini sudah bisa dibagikan kepada masyarakat," kata Ketua Baznas Kabupaten Lebak KH Pupu Mahpudin saat menyalurkan bahan pokok kepada warga Rangkasbitung yang kesulitan ekonomi akibat sakit stroke di Lebak, Senin.

Pembagian paket sembako tersebut agar warga Kabupaten Lebak yang terdampak COVID-19 tidak mengalami kerawanan pangan maupun kelaparan.

Saat ini, masyarakat merasa terpukul adanya penyebaran Corona karena berimbas terhadap perekonomian. Bahkan, para pekerja non formal kini menganggur setelah perusahaanya gulung tikar,termasuk perajin pelaku usaha micro kecil dan menengah (UMKM).

Karena itu, Baznas Kabupaten Lebak, menerima laporan masyarakat jika terdapat di daerahnya ada warga mengalami kerawanan pangan akibat pandemi COVID-19.

"Kami sangat terbantu warga yang melaporkan adanya masyarakat kesulitan ekonomi, seperti kita bantu hari ini warga Rangkasbitung yang mengalami stroke," katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, Baznas Kabupaten Lebak akan membagikan sebanyak 3.500 paket sembako itu terdiri dari 3.000 paket untuk kiyai dan guru ngaji (ustad) dan 500 paket bagi masyarakat yang kesulitan ekonomi.

Pembagian sembako itu, kata dia, untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak penyebaran COVID-19. Selain itu juga penyaluran paket sembako guna mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan maupun kelaparan.

"Saya kira tidak tertutup kemungkinan kondisi seperti ini sangat berpeluang dan berpotensi warga kesulitan ekonomi akibat dampak pandemi COVID-19," kata Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update