< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Bawaslu Pesimis Angka Calon Tunggal di Pilkada 2020 Menurun

Rabu, 09 September 2020 | Rabu, September 09, 2020 WIB | Last Updated 2020-09-09T16:14:03Z

 


JAKARTA-  Anggota Bawaslu, Ratna Dewi Petalolo pesimis angka calon tunggal di Pilkada 2020 menurun. Saat ini pun Bawaslu mencatat ada 28 daerah yang berpotensi memunculkan bakal pasangan calon tunggal.

Di daerah tersebut pun diberi perpanjangan masa pendaftaran selama tiga hari. Namun, Dewi tetap pesimis angka 28 tersebut berkurang.

"Kami mungkin agak pesimis ya akan ada pengurangan dari angka yang sudah ada saat ini," kata Ratna dalam sebuah diskusi virtual 'oligarki parpol dan fenomena calon tunggal', Rabu (9/9).

Menurutnya, kehadiran pasangan calon tunggal ini adalah sebuah desain yang sangat luar biasa dari elite-elite partai politik. Sehingga semua dukungan mengarah kepada satu pasangan calon yang melahirkan pasangan calon tunggal.

Kemudian, mereka yang maju sebagai pasangan calon tunggal juga memiliki akses sumber daya yang besar baik uang maupun kekuasaan. Sehingga, figur tersebut bisa memborong dukungan atau rekomendasi partai politik untuk maju di Pilkada.

"Sehingga menutup ruang ruang dari pasangan calon lain untuk bisa melakukan akses yang sama dan kemudian bisa ikut di dalam kompetisi sebagai kontestan di pemilihan tahun 2020," ujar Ratna.

Ratna melanjutkan, di daerah yang terjadi calon tunggal juga rawan terjadi politik uang. Misalnya, untuk calon tunggal petahana bisa melakukan mobilisasi pemilih.

"Kemudian melakukan intimidasi, memanfaatkan sumber daya jabatan yang dimiliki baik fasilitas jabatan, anggaran, yang kemudian bisa digunakan untuk politik uang," tuturnya.

Meski keberadaan calon tunggal telah dinyatakan konstitusional, Ratna tetap berharap pemilihan pemimpin di suatu daerah tak cuma diikuti satu paslon saja yang melawan kotak kosong.

"Sejatinya kita berharap yang namanya kontestasi harusnya berhadap-hadapan antara pasangan calon dengan pasangan calon, tetapi bukan berhadap-hadapan antara pasangan calon dengan kotak kosong," pungkasnya. [

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update