< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Inovasi UNIS Tangerang saat Pandemi Diapresiasi Kemendikbud

Selasa, 22 September 2020 | Selasa, September 22, 2020 WIB | Last Updated 2020-09-22T10:25:02Z

 


TANGERANG-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mengapresiasi Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang terkait tata kelola yang baik sehingga menjadi kampus pilihan masyarakat dan kepercayaan bagi pemerintah.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 4 Jawa Barat-Banten Uman Suherman mengatakan UNIS Tangerang memiliki sejumlah Prodi yang baik dan ditunjang dengan jumlah mahasiswa yang banyak.

Meski di tengah pandemi dan semua perguruan tinggi baik negeri dan swasta mengalami penurunan penerimaan mahasiswa baru. Tetapi UNIS mampu melakukan terobosan dan inovasi dalam sistem pembelajaran sehingga memiliki mahasiswa baru dalam jumlah banyak.

"Namun demikian, pihak Kampus jangan merasa puas. Karena tantangan ke depan begitu besar di tengah pandemi yang masih terjadi dalam membentuk mahasiswa yang memiliki karakter dan keterampilan," ujarnya dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNIS secara virtual, Selasa (22/9/2020)

Kepada mahasiwa, Uman mengingatkan agar jangan merasa puas dengan status yang ada tetapi harus memiliki tanggung jawab kepada diri sendiri, orang tua dan bangsa.

Ia menyeru mahasiswa memunculkan gairah dan kecintaan kepada kampus. Hal ini akan berdampak terhadap tumbuhnya kreatifitas. 

"Kita tak hanya sekedar mengejar IPK tetapi juga memiliki tanggung jawab kepada masyarakat atas kontribusi kita kedepan," ujarnya.

Rektor UNIS Tangerang Prof Mustofa Kamil mengatakan UNIS Tangerang telah menerapkan sistem belajar secara daring (online) sejak pandemi terjadi bulan Maret lalu.

Penerapan sistem daring ini didukung dengan perangkat yang memadai untuk memudahkan para dosen dan mahasiswa berkomunikasi.

"Meski online, kita tetap melakukan pembentukan karakter mahasiswa karena pembelajaran ini dilakukan secara profesional," paparnya.

Diakui Rektor, sistem belajar secara daring berbeda dengan tatap muka. Namun, kepercayaan warga dan pemerintah dalam menciptakan lulusan mahasiswa yang berkualitas, maka semua dilakukan secara maksimal.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Islam Syekh Yusuf, Hudaya Latuconsina, ia mengajak para mahasiswa untuk menjadi agen perubahan dunia.

“Karena, mahasiswa tak hanya pada sistem belajar saja tetapi dilakukan pembentukan karakter, kesanggupan literasi, menciptakan daya kritis dan kreatif serta mampu menjalin kolaborasi melalui komunikasi yang baik,” jelas Hudaya.Sementara itu, Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) diikuti ribuan calon mahasiswa baru. Di antaranya adalah Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo dan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail sebagai mahasiswa program pascasarjana UNIS.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update