< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Sanjung Megawati, Said Aqil: Terima Kasih yang Mulia Ketum

Senin, 01 Februari 2021 | Senin, Februari 01, 2021 WIB | Last Updated 2021-02-01T05:41:09Z

 


JAKARTA- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)  Said Aqil Siradj menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan   MegawatiSoekarnoputri yang telah menggelar perayaan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-95.

Ucapan tersebut disampaikan langsung Said dalam acara dialog bersama PDIP bertajuk Meriahkan Peringatan Harlah NU ke-95 yang digelar secara virtual, Minggu, 31 Januari 2021.

"Saya ucapkan terima kasih kepada yang mulia Ketum PDIP Ibu Hajah Megawati dan seluruh jajaran pengurus partai PDIP di mana pun," ujar Said.

Said berharap, hubungan yang erat antara partai berlambang banteng moncong putih itu akan terus terjalin kuat. Hal ini terutama untuk menjaga keamanan dan keutuhan Indonesia berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

"Mudah-mudahan kita semua terus solid bergandengan tangan menyatukan sikap menyamakan pandangan dalam rangka mengawal, mengamankan, menjaga keutuhan NKRI," jelas Said.

Menurut dia, dengan terjaganya Pancasila dan UUD 1945 sebagai anggaran dasar bernegara. Selain itu, bisa menjaga keragaman masyarakat mampu merealisasikan masyarakat Indonesia yang adil makmur.

"Menjaga keutuahan NKRI dengan anggaran dasarnya Pancasila, UUD 1945, menjaga Kebhinekaan Tunggal Ika demi kesejahteraan menuju masyarakat adil yang makmur dan sejahtera," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menceritakan sejarah kedekatan antara partai yang dimpimpinnya dengan Nahdlatul Ulama (NU).

Megawati mengatakan, kedekatan antara kaum religius dan nasionalis itu telah terjalin erat sejak bapaknya, yakni Soekarno menjabat sebagai presiden pertama Republik Indonesia. 

"Saya bersyukur alhamdulillah kedekatan kaum nasionalis dan religius hingga kini terus berjalan dengan erat begitupun hubungan PDI Perjuangan dan NU sangat dekat dan selalu beriringan," kata Megawati.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update