< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Jokowi Perintahkan Percepat Vaksinasi di Jawa Timur

Selasa, 23 Maret 2021 | Selasa, Maret 23, 2021 WIB | Last Updated 2021-03-23T14:58:42Z

 

oto : SETKAB

VAKSINASI ASTRAZENECA I Presiden Joko Widodo menyaksikan pemberian vaksin AstraZeneca kepada salah seorang tokoh agama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (22/3). Sebanyak 150 orang dari berbagai kalangan mulai dari pekerja publik, tokoh agama, hingga para atlet menerima suntikan dosis vaksinasi di lokasi tersebut. Dalam kunjungan di Jawa Timur Presiden juga menyaksikan pemberian vaksin AstraZeneca kepada Ketua MUI Jatim Kiai Hasan Mutawakkil Alallah.


JOMBANG - Presiden Joko Widodo memerintahkan vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur dipercepat. Utamanya, vaksinasi yang ditujukan untuk petugas pelayan publik, pesantren, kiai, dan tokoh agama lain.

Untuk mendukung hal itu, Jokowi menegaskan vaksin Covid-19 AstraZeneca sudah boleh digunakan menurut evaluasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan MUI pusat.

"Dari MUI Jawa Timur yang menyampaikan bahwa vaksin AstraZeneca bisa digunakan, halalan dan tayyiban. Dan ini akan kami dorong besok agar lebih banyak lagi vaksin yang bisa didistribusukan ke Jawa Timur," ujar Jokowi saat memberikan sambutan vaksinasi massal di Kabupaten Jombang, Senin (22/3).

"Kemudian, masuk ke kabupaten/kota yang ada agar pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bisa dipercepat. Untuk pondok pesantren, santri, kiai, lainnya juga untuk petugas pelayanan publik," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku telah memerintahkan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, untuk mendistribusikan vaksin Covid-19, AstraZeneca, ke seluruh provinsi di Tanah Air.

Hal ini disampaikannya saat meninjau vaksinasi massal di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin.

"Tadi saya sudah memerintahkan kepada Menteri Kesehatan untuk segera mendistribusikan vaksin AstraZeneca ke Jawa Timur dan ke provinsi-provinsi yang lain," kata Jokowi.

Semakin Baik

Di tempat terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, mengeklaim penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia semakin baik. Menurut Doni, penanganan pandemi Covid-19 itu semakin baik karena kebijakan vaksinasi, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, serta meningkatnya kepatuhan masyarakat.

"Jadi, vaksin, PPKM mikro, dan tingkat kepatuhan masyarakat yang semakin baik inilah menjadi modal kita untuk bisa mengendalikan Covid-19," kata Doni dalam rapat dengan Komisi VIII DPR, Senin.

Sementara itu, proses penelitian Vaksin Nusantara yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan, Agus Putranto, dihentikan sementara.

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menyebut penghentian sementara dilakukan lantaran tim peneliti ingin melengkapi dokumen Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) agar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bisa memberi izin uji klinis tahap II.

"Iya [dihentikan], menunggu dari BPOM, karena BPOM mensyaratkan adanya CPOB dulu sebelum masuk uji klinis tahap II," kata Nadia.

Untuk Lansia

Dari luar negeri dilaporkan bahwa vaksin AstraZeneca diklaim 79 persen efektif untuk mencegah Covid-19 pada lansia dan tidak meningkatkan risiko pembekuan darah. Hasil itu diketahui setelah uji coba fase III di Amerika Serikat.

"Uji coba fase III menghasilkan 79 persen efektif mencegah gejala Covid-19 dan 100 persen efektif mencegah penyakit yang parah," kata pihak perusahaan, Senin (22/3).

Uji coba itu melibatkan 32.449 peserta, dengan dua pertiganya menerima suntikan vaksin AstraZeneca.

Para peserta, sekitar 20 persen berusia 65 tahun atau lebih. Sekitar 60 persen peserta uji coba memiliki kondisi kesehatan yang terkait dengan risiko Covid-19, seperti diabetes, obesitas parah, atau penyakit jantung.

"Temuan ini menegaskan kembali hasil sebelumnya yang telah diamati dalam uji coba AZD1222 di semua populasi orang dewasa, namun sangat menarik melihat hasil efikasi yang serupa pada orang di atas 65 untuk pertama kalinya," ujar Profesor Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Rochester, Ann Falsey.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update