< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

AS dan India Kirim Armada Bantu Cari KRI Nanggala-402

Sabtu, 24 April 2021 | Sabtu, April 24, 2021 WIB | Last Updated 2021-04-24T11:43:37Z

 


WASHINGTON DC - Kementerian Pertahanan (Pentagon) Amerika Serikat (AS) akan mengirimkan tim udara militernya untuk membantu Indonesia mencari kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang pada Rabu (21/4).

Juru Bicara Pentagon, John Kirby, mengatakan Kementerian Pertahanan AS sangat sedih dengan berita KRI Nanggala-402 hilang kontak saat latihan di lepas pantai Bali itu. "Simpati kami untuk para pelaut Indonesia dan keluarganya," kata Kirby dalam pernyataan, Kamis (22/4) waktu setempat.

"Atas undangan pemerintah Indonesia, kami mengirimkan armada udara untuk membantu pencarian kapal selam yang hilang," lanjutnya.

Kirby menambahkan, Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, akan berbincang dengan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, pada Jumat (23/4). "Untuk menyampaikan kesedihan kami dan untuk membahas bagaimana lagi Amerika Serikat dapat membantu," terang Kirby.

Kirim DSRV

Di tempat berbeda, Menteri Pertahanan (Menhan), India Rajnath Singh, juga mendukung penuh pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang dengan 53 awak di dalamnya. Melalui tweet-nya, Singh mengatakan telah menghubungi Menhan RI, Prabowo Subianto.

"Berbicara dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Jenderal Prabowo Subianto melalui telepon dan berbagi rasa sedih saya atas berita hilangnya kapal selam Nanggala dan awaknya. India memperluas dukungan penuhnya untuk upaya penyelamatan Indonesia yang sedang berlangsung," tweet Singh.

Angkatan Laut India bahkan telah mengirimkan Deep Submergence Rescue Vessel (DSRV) untuk mendukung melacak kapal selam tersebut.

"Saya sudah mengarahkan @indiannavy untuk memindahkan Deep Submergence Rescue Vessel (DSRV)-nya ke Indonesia. Saya juga sudah menugaskan Angkatan Udara India untuk melihat kelayakan induksi sistem intervensi DSRV melalui udara," ujarnya.

Sebelumnya, juru bicara Angkatan Laut India Komandan Vivek Madhwal mengatakan India adalah di antara beberapa negara di dunia yang mampu melakukan pencarian dan penyelamatan kapal selam yang cacat melalui DSRV.

Dia mengatakan sistem DSRV Angkatan Laut India dapat menemukan kapal selam apa pun di kedalaman 1.000 meter dengan memanfaatkan state of the art side scan sonar (SSS) dan kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV).

"Setelah kapal selam berhasil ditemukan, submodul DSRV lainnya - kendaraan penyelamat kapal selam (SRV) - berpasangan dengan kapal selam untuk menyelamatkan personel yang terperangkap. SRV juga dapat digunakan untuk menyediakan pasokan darurat ke kapal selam," katanya.

Celukan Bawang

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jendral Achmad Riad memaparkan kemungkinan lokasi kapal selam KRI Nanggala-402 berada di sekitar utara Pulau Bali, persisnya di dekat Celukan Bawang.

"Jadi kalau ditarik garis, jaraknya dari Celukan Bawang itu kurang lebih 23 mil atau 43 kilometer di Utara Celukan Bawang," kata Riad dalam konferensi pers di Bali, Jumat (23/4).

Riad pun mengonfirmasi di areal itu telah muncul sejumlah pertanda keberadaan KRI Nanggala yang memuat 53 awak dari prajurit TNI, seperti tumpahan minyak hingga deteksi tarikan magnet yang cukup kuat.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update