< -->

Notification

×

Iklan

Jadwal Imsakiyah

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21 --:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa: --:--:--

Iklan

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Jadwal Imsakiyah Hari Ini

Kota Serang, Banten
Subuh 04:32 – 04:45
Ashar 15:26 – 15:27 (sekitar)
Maghrib 18:17 – 18:21
--:--:--
Isya 19:20 – 19:30 (perkiraan)
Menuju Buka Puasa --:--:--
Advertise With Us NEW
Kontak Banten Audience
👥 13-16K Daily Readers
📈 200K – 330K Monthly Pageviews
🔥 45K Peak Traffic / Day
🌐 4.6M+ Total Readers
📊 View Rate Card
💬 Contact WhatsApp

Tag Terpopuler

Memaknai Kemarahan Jokowi kepada Para Menterinya : Masih Pake bareng Impor

Jumat, 25 Maret 2022 | Jumat, Maret 25, 2022 WIB | Last Updated 2022-03-25T12:16:23Z

 


JAKARTA ( Kontak Banten)   Presiden Joko Widodo ( Jokowi) geram masih ada bawahannya yang menggunakan barang-barang impor. Mulai dari pensil, kertas, bangku dan alat kesehatan masih menggunakan produk luar negeri. Kekesalan itu diperlihatkan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIM), kepala daerah, dan direktur utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Nusa Dua, Bali, Jumat (25/3).

Padahal kata Jokowi belanja pemerintah pusat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Rp 526 triliun, sedangkan pemerintah daerah Rp535 triliun dan BUMN yaitu Rp420 triliun. Jokowi mengingatkan kepada para seluruh jajarannya bodoh sekali jika pemerintah tidak membeli produk dalam negeri. Sebab, jika dilakukan hal itu akan meningkatkan pendapatan negara.

"Bodoh sekali kita tidak melakukan ini. Malah beli barang-barang impor. Mau kita teruskan? enggak-enggak bisa. Kalau kita beli barang impor bayangkan bapak ibu kita beri pekerjaan ke negara lain duit kita capital outflow keluar pekerjaan ada di sana bukan di sini coba kita belokkan semua ke sini," kata Jokowi.

Amarah Jokowi pun dianggap Peneliti Senior Populi Center Usep S Ahyar sebagai evaluasi keras terhadap kinerja-kinerja para menteri dan bawahannya yang masih menggunakan barang-barang impor. Dia menilai Jokowi sudah di titik puncak kekesalan,lantaran sudah sering memberikan contoh menggunakan produk lokal tetapi tidak digubris oleh para bawahannya.

"Evaluasi keras, memang betul. Memang betul evaluasi keras terhadap kinerja selama ini, ya memang mengubah budaya birokrasi, dalam pengadaan barang itu susah, tidak mudah," kata Usep kepada merdeka.com, Jumat (25/3).

Usep juga menilai bukan kali ini saja Jokowi mengingatkan bawahannya agar mencintai produk lokal. Tetapi tetap saja para bawahannya tidak menganggap evaluasi itu.

"Evaluasi dari Presiden ini kok masih sama perilakunya. Padahal kan revolusi mental digaungkan dari awal pemerintahan Jokowi menjabat," bebernya.

Lebih lanjut, Usep menilai apa yang dilakukan Jokowi juga memberikan semangat kepada para jajarannya agar memberikan nomor wahid untuk produk UMKM. Bukan cuma itu, dia juga berharap produk lokal bisa menjadi primadona di RI.Saya kira harus ditangkap semangatnya. Bahwa semangat yang positif semangat yang harus ditangkap bahwa pak Jokowi pingin produk dalam negeri sendiri itu menjadi primadona di negeri dan mendongkrak. Selama ini kan, kadang-kadang bersaingnya bukan hanya karena kualitas, tapi gengsi," katanya.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update