< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

RI Dukung Resolusi Majelis Umum PBB soal Situasi Kemanusiaan di Ukraina

Sabtu, 26 Maret 2022 | Sabtu, Maret 26, 2022 WIB | Last Updated 2022-03-26T15:20:03Z

 


NEW YORK - Perwakilan Tetap Republik Indonesia (RI) untuk Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) di New York dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (25/3), menyatakan Indonesia mendukung resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa- Bangsa (MU PBB) mengenai situasi kemanusiaan di Ukraina.

Dalam sidang darurat, Majelis Umum PBB yang digelar pada Kamis (24/3) waktu New York, Amerika Serikat (AS) akhirnya mengadopsi resolusi mengenai situasi kemanusiaan di Ukraina.

"Resolusi dengan judul Humanitarian Consequences of the Aggression Against Ukraine diadopsi melalui pemungutan suara dan memperoleh dukungan dari 140 negara, termasuk Indonesia," kata Duta Besar/Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Arrmanatha Nasir.

"Melalui resolusi ini, anggota PBB menyatakan keprihatinannya dan mendorong agar segera diambil aksi untuk atasi masalah kemanusiaan di Ukraina dan sekitarnya," jelas Arrmanatha.

Menurut dia, resolusi itu merupakan resolusi pertama mengenai situasi kemanusiaan di Ukraina yang berhasil diadopsi di PBB, yang bertujuan untuk menanggapi kondisi yang semakin memburuk di lapangan.

"Situasi kemanusiaan di Ukraina dalam beberapa minggu terakhir terus memburuk. Jumlah pengungsi sudah melampaui tiga juta orang dalam satu bulan terakhir. Berbagai infrastruktur umum telah rusak," papar Arrmanatha.

Terlibat Aktif

Lebih lanjut, Arrmanatha menjelaskan bahwa resolusi tersebut dirumuskan bersama oleh Ukraina, Perancis, Meksiko dan sejumlah negara yang sepemikiran dari berbagai kawasan. Indonesia pun terlibat aktif dalam pembahasan resolusi itu.

"Indonesia memberikan berbagai masukan substansi yang konstruktif, guna memastikan segera dilakukannya deeskalasi konflik, dijaminnya akses bantuan kemanusiaan, dijaminnya perjalanan yang aman dan evakuasi bagi warga sipil, mendorong negosiasi dan dialog untuk selesaikan konflik," katanya.

Dia juga menekankan bahwa dalam hal ini tujuan RI hanya satu, yakni memastikan masyarakat internasional dapat segera mengatasi situasi di Ukraina yang semakin memburuk.

"Bagi Indonesia, mengedepankan pendekatan kemanusiaan di tengah perang adalah prinsip," kata Arrmanatha seperti dikutip dari Antara.

Sebab itu, dalam setiap kesempatan yang membahas isu Ukraina di Majelis Umum PBB, Indonesia konsisten menyerukan untuk segera menghentikan perang, segera mengatasi masalah kemanusiaan, dan mendorong adanya hasil dari kemajuan dialog dan negosiasi antara semua pihak di Ukraina.

"Hal ini Indonesia lakukan karena jika situasi di Ukraina berkepanjangan, dampak negatifnya tidak saja dirasakan di Eropa, namun juga di berbagai negara di seluruh dunia," kata Dubes Arrmanatha.

"Saat ini, dampaknya bahkan sudah mulai kita lihat, dari kenaikan harga pangan hingga energi," paparnya.

Untuk itu, dia menegaskan bahwa pemerintah Indonesia akan terus mendorong upaya di PBB untuk bisa menghentikan perang di Ukraina.

Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update