< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

DPRD Banten Minta Reposisi Anggaran Dihentikan

Selasa, 14 Maret 2023 | Selasa, Maret 14, 2023 WIB | Last Updated 2023-03-14T10:18:01Z

 


 SERANG ( KONTAK BANTEN) —Pertentangan Surat Edaran (SE) Pj Sekda Banten terkait dengan optimalisasi anggaran tahun 2023 itu terus bergulir. Ketua DPRD Provinsi Banten secara tegas meminta agar Pemprov menghentikan rencana optimalisasi atau reposisi anggaran tersebut.

Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni mengungkapkan, istilah optimalisasi anggaran dalam aturan yang berlaku di Indonesia itu hanya bisa dilakukan pada saat pembahasan APBD atau perubahan APBD.

“APBD perubahan juga bisa diajukan setelah dilakukan audit oleh BPK karena dari situ akan muncul angka besarannya. Jika belum maka itu tidak bisa dilakukan,” katanya, Senin (13/3).

Audit BPK sendiri, lanjut politisi Gerindra ini, saat ini masih berlangsung dan biasanya akan selesai sekitar bulan Juni 2023. Jika eksekutif tetap memaksakan dilakukan optimalisasi anggaran, maka dampaknya akan terjadi pada serapan.

“Kebijakan ini akan membuat tidak optimalnya serapan APBD. Padahal pembangunan itu sekarang sudah ditunggu oleh masyarakat,” katanya.

Untuk itu, tambahnya, ia sudah menyampaikan kepada Pj Gubernur Banten Al Muktabar agar rencana optimalisasi anggaran ini ditahan terlebih dahulu sampai hasil audit BPK selesai. Menurut Andra, Pj Gubernur menyetujui permintaan tersebut. Namun jika dalam realitanya tetap berjalan, ata dia, maka itu ranah pemprov.Budgeting sudah kita lakukan, pengawasan juga sedang dilakukan. Tapi jika tetap dijalankan itu di luar kewenangan kami, karena kami sudah mengingatkan berdasarkan masukan dari seluruh anggota DPRD Banten,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pj Sekda Banten yang kala itu masih dijabat oleh M Tranggono mengungkapkan, yang perlu digarisbawahi terhadap SE itu tidak ada perubahan anggaran yang dilakukan oleh Pemprov Banten. Apa yang sudah menjadi keputusan bersama pada saat pengesahan APBD 2023 lalu itu tidak dilakukan perubahan, namun ini lebih kepada upaya Pemprov dalam menjaga cashflow yang ada.

“Kita tidak mengubah sumber dan struktur anggaran, karena yang sudah disepakati itu harus dilakukan. Kita hanya menjaga kehati-hatian agar ketahanan APBD kita tetap stabil di tengah situasi saat ini yang kurang baik,” katanya.

Dikatakan Tranggono, APBD ini merupakan produk bersama. Maka dari itu, jika diasumsikan kurang matangnya perencanaan saat pembahasan, itu hal yang berbeda. Pada saat perencanaan, situasinya belum dianggap genting seperti itu, yang mengharuskan seluruh daerah melakukan optimalisasi anggaran atau reposisi.

Setelah disahkan, baru kemudian potensi gangguan ekonomi itu muncul. Oleh karenanya dilakukanlah optimalisasi anggaran di beberapa sektor. Misalnya perjalanan dinas, dimana pada tahun lalu tidak optimal penyerapannya dan tahun ini dianggarkan, dilakukan optimalisasi.

“Kalau tahun lalu serapannya kurang optimal, masa tahun ini kita anggarkan dengan nilai yang sama. Dari pada nanti tidak terserap, kita minta untuk dilakukan reposisi dalam rangka optimalisasi anggaran yang ada,” ujarnya.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update