< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Israel Masih Serang Gaza Selatan Saat Umat Islam Peringati Iduladha

Senin, 17 Juni 2024 | Senin, Juni 17, 2024 WIB | Last Updated 2024-06-17T12:06:54Z

 


 Rafah, ( KONTAK BANTEN) - Pasukan Israel pada Senin (17/6/2024), masih menyerang wilayah Gaza selatan pada saat banyak umat Islam memperingati Iduladha. Saksi mata melaporkan adanya ledakan.

Pejabat Palestina di Kota Rafah di bagian paling selatan Gaza melaporkan, masih terjadi penembakan tank pada Senin pagi, sebelum dimulainya jeda taktis untuk masuknya bantuan.

Jeda taktis yang diumumkan militer Israel pada akhir pekan, berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 19.00 waktu setempat setiap hari hingga pemberitahuan lebih lanjut. Jeda taktis ini berlangsung di sepanjang jalan yang mengarah dari penyeberangan Kerem Shalom ke Salah Al-Din.

Tujuan jeda taktis untuk memberi kesempatan masuknya bantuan kemanusiaan yang lebih banyak ke warga sipil Gaza. PBB telah memperingatkan, lebih dari sejuta warga di Gaza berada di ambang kelaparan massal.

Seorang juru bicara militer Israel yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, tidak ada perubahan dalam kebijakan di perang Gaza. Ia menekankan bahwa pertempuran berlanjut sesuai rencana.

Militer Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan pasukan masih beroperasi di Rafah dan Gaza tengah. Pertempuran jarak dekat berlangsung dan menewaskan beberapa milisi Hamas.

Di Kota Gaza, petugas medis di Rumah Sakit Al-Ahli mengatakan sedikitnya lima orang tewas dalam dua serangan udara terpisah, dan para saksi mata melaporkan adanya penembakan tank di lingkungan selatan Zeitun.

Setidaknya satu serangan menghantam kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza tengah, kata warga.

Sementara itu dalam pesan Iduladha pada Minggu (16/6/2024) malam, Presiden AS Joe Biden menyerukan penerapan rencana gencatan senjata yang ia uraikan bulan lalu. Biden mengatakan bahwa itu adalah cara terbaik untuk mengakhiri kekerasan di Gaza dan untuk membantu warga sipil yang menderita kengerian perang antara Hamas dan Israel.

PBB menyambut baik pengumuman Israel mengenai jeda taktis tersebut. "Namun, belum berarti lebih banyak bantuan yang menjangkau orang-orang yang membutuhkan,” kata Jens Laerke, juru bicara badan kemanusiaan PBB OCHA.

Dia menyerukan langkah konkret lebih lanjut yang diambil Israel untuk mengatasi masalah yang sudah berlangsung lama mengenai kebutuhan kemanusiaan.

"Warga Gaza sangat membutuhkan makanan, air, sanitasi, tempat tinggal, dan layanan kesehatan, dan banyak di antara mereka yang tinggal di dekat tumpukan sampah, sehingga meningkatkan risiko kesehatan,” kata Laerke.
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update