< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Jembatan gantung di Lebak ambruk, warga terisolir

Sabtu, 16 November 2024 | Sabtu, November 16, 2024 WIB | Last Updated 2024-11-16T11:24:44Z

 

Warga berada di sekitar jembatan Leuwi Awi yang ambruk di Desa Parakanbeusi, Lebak, Banten, Jumat (15/11/2024). Jembatan gantung yang menjadi akses utama penghubung Kecamatan Leuwidamar-Bojongmanik tersebut ambruk pada Kamis (14/11/2024) diduga akibat rusak termakan usia sehingga menyebabkan warga dan siswa terpaksa menyeberang sungai karena akses jalur alternatif yang jauh dengan menempuh jarak sekitar 20 kilometer.

 LEBAK KONTAK BANTEN Jembatan gantung sepanjang 120 meter yang menghubungkan Kecamatan Leuwidamar dan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, ambruk, Kamis (14/11), dan masyarakat di daerah itu terisolir.

 "Penyebab ambruknya jembatan itu akibat dimakan usia," kata Kepala Desa Parakan Besi Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak Pulung di Lebak, Jumat.
 
Masyarakat di dua kecamatan kini terisolir akibat ambruknya jembatan gantung tersebut, sehingga berdampak terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Jembatan gantung yang terletak Desa Parakanbeusi, Kecamatan Bojongmanik yang menghubungkan Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak dilintasi ribuan orang per hari.
 
Saat ini, masyarakat yang hendak berpergian ke luar daerah, seperti kantor kecamatan dan Rangkasbitung terpaksa memutar dan cukup jauh.
 
Namun, masyarakat setempat sebagian besar terpaksa melintasi aliran sungai, meski pakaian basah.
"Kami sudah melaporkan ambruknya jembatan gantung itu ke kantor Kecamatan Bojongmanik untuk segera dilaporkan ke Pemkab Lebak," katanya menjelaskan.
 
Kepala Seksi Trantib Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak Martin mengatakan ambruknya jembatan gantung itu karena putusnya tali seling yang sudah lama digunakan dan sudah sangat tua sehingga tidak kuat menahan beban.
 
Selain itu juga kondisi tanah sangat rapuh karena curah hujan di daerah itu cukup tinggi.
 
Beruntung, peristiwa ambruknya jembatan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
 
"Kami sudah melaporkan ke Pemkab Lebak agar ada perbaikan kembali jembatan gantung itu sangat vital bagi perekonomian masyarakat," katanya menjelaskan.
 
Sementara itu, Rudi, seorang warga Kecamatan Bojongmanik Kabupaten Lebak berharap jembatan gantung yang ambruk itu segera diperbaiki agar aktivitas masyarakat kembali normal untuk melakukan kegiatan ekonomi juga anak- anak sekolah.
 
"Kami sekarang memaksakan diri terjun ke aliran sungai hingga pakaian basah usai jembatan gantung ambruk itu," katanya.*
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update