< >

Notification

×

Iklan

Iklan

🌤️ Info Cuaca & Gempa
Cuaca Banten
Sumber: BMKG
Gempa Terkini

Tag Terpopuler

Kopassus Tegaskan Sikap Anti-Premanisme, Minta Masyarakat Bedakan Ormas Positif dan Tindakan Meresahkan

Minggu, 27 April 2025 | Minggu, April 27, 2025 WIB | Last Updated 2025-04-27T09:15:05Z

 

 JAKARTA KONTAK BANTEN  Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Djon Afriandi menyampaikan penegasan terkait pemberantasan premanisme. Beliau menyatakan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap segala bentuk premanisme, tanpa terkecuali jika dilakukan oleh kelompok yang berlindung di balik nama organisasi masyarakat (ormas).

Kendati demikian, Mayjen TNI Djon Afriandi juga mengimbau masyarakat untuk membuat pembedaan yang jelas antara ormas yang memiliki tujuan positif dengan tindakan premanisme. Hal ini penting agar tidak terjadi pandangan negatif secara umum terhadap seluruh ormas di Indonesia.

“Kita perlu memisahkan kedua hal ini. Tidak semua anggota ormas adalah preman, dan pelaku premanisme pun tidak semuanya terorganisir dalam ormas,” ujarnya saat ditemui di Lapangan Ateng Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur, pada Sabtu (26/4/2025).

Menurutnya, keberadaan ormas yang memberikan kontribusi positif, mendukung program pemerintah, dan aktif menjaga ketertiban umum tentu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Namun, Danjen Kopassus menegaskan bahwa tindakan hukum yang tegas diperlukan apabila suatu ormas justru mengganggu stabilitas dan ketenteraman masyarakat. “Apabila sudah menghalangi dan mengusik keamanan serta ketertiban masyarakat, maka tindakan tegas sesuai hukum harus diberlakukan,” katanya.

Lebih lanjut, Mayjen TNI Djon Afriandi menjelaskan bahwa premanisme pada dasarnya adalah perilaku yang merugikan masyarakat luas. Tindakan ini ditandai dengan upaya memaksakan kehendak dan merampas hak orang lain dengan cara yang tidak dibenarkan.

“Premanisme itu jelas berdampak negatif. Mereka cenderung mencari keuntungan besar tanpa usaha yang semestinya, dan seringkali memaksakan kepentingan pribadi atau kelompok melalui cara yang salah. Ini jelas sebuah pelanggaran,” pungkasnya
Level Pembaca
Peraturan Sistem
Sistem berjalan otomatis saat pembaca berada di halaman artikel.
Setiap satu menit membaca mendapatkan sepuluh poin pengalaman.
Jika mencapai seratus poin maka level naik otomatis.

Struktur Level:
Level 0 Pengunjung Baru
Level 1 sampai 2 Pembaca Pemula
Level 3 sampai 5 Pembaca Aktif
Level 6 sampai 9 Pembaca Setia
Level 10 sampai 14 Kontributor
Level 15 ke atas Master Berita
Tulis Komentar
Komentar Pembaca
×
Berita Terbaru Update